Tak Taat Pajak, Beri Sanksi!

39
0
Sidik Firmadi Pemerhati pemerintahan

BANJAR – Pemerhati pemerintahan Sidik Firmadi menyoroti puluhan pengusaha yang tak mau membayar pajak reklame.

Kata dia, jika pengusaha tetap bandel telat atau tidak membayar pajak maka pemerintah perlu mengambil langkah tegas, yakni memutus kerja sama atau izin reklamenya dicabut.

“Tentang penurunan 60 reklame yang tidak mebayar pajak oleh Pol PP Kota Banjar menunjukkan bahwa kesadaran taat pajak masih rendah. Ke depan seharusnya Pemerintah Kota Banjar lebih tegas kepada para pengusaha yang tidak mau membayar pajak, bisa diberikan sanksi yaitu berupa pemutusan kerja sama dan tidak usah diberi izin lagi ke depan jika ingin memasang reklame,” ungkap dosen ilmu pemerintahan di STISIP Bina Putera Kota Banjar ini Minggu (16/6).

Selain itu, kata dia, pemerintah kota juga perlu memberi sosialisasi kembali kepada pengusaha tentang pentingnya membayar pajak serta sanksinya apabila tidak membayar pajak.

“Saya rasa sosialisasi masih penting untuk terus dilaksanakan. Terahir saya berharap para pengusaha sadar dan taat membayar pajak. Ingat bahwa usaha Anda bisa berkembang sedikit banyaknya karena ada iklan reklame yang terpasang di jalan dan tempat umum, sehingga sudah sewajarnya jika anda taat membayar pajak sebagai bagian kewajiban atas jasa pemasangan reklame,” tegas Sidik.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pendapatan BPPKAD Kota Banjar Heri Sapari mengungkapkan telah merekomendasikan Satpol PP untuk menurunkan 60 reklame dan baliho produk dan jasa milik pengusaha karena tidak membayar pajak.

“Diturunkan oleh Satpol PP. Jumlah reklamenya ada sekitar 60 lebih. Itu merupakan sanksi dan tindakan tegas agar pengusaha patuh dan taat tepat waktu membayar pajak,” katanya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.