Takut gagal Panen, Petani Terpaksa Panen Lebih Awal

58
0
PANEN. Seorang petani Pangandaran Lilik Sutirman mencabuti alat untuk mengusir hama burung Minggu (21/7).
PANEN. Seorang petani Pangandaran Lilik Sutirman mencabuti alat untuk mengusir hama burung Minggu (21/7).
Loading...

PANGANDARAN – Datangnya musim kemarau membuat sejumlah petani di Pangandaran khawatir mengalami gagal panen, untuk itu masa panen terpaksa dimajukan.

Seorang petani di Pananjung Pangandaran Lilik Sutirman (45) mengaku terpaksa melakukan panen lebih awal, karena khawatir mengalami gagal panen. Dia memajukan masa panennya tiga minggu lebih awal.

”Akibatnya kualitas padi saya juga kurang maksimal, sebab belum terlalu matang,” tuturnya kepada Radar Minggu (12/7).

Dalam sekali panen, kata dia, bisa mendapatkan dua ton gabah dalam sekali panen dari lahan sawah seluas 100 bata. ”Kali ini tak tahu dapat berapa, sampai saat ini saya baru dapat empat kuintal saja,” jelasnya.

Selain kurangnya air, sambung Lilik, tumbuhnya rumput liar dan hama burung mengancam produksi padi di lahan miliknya. ”Di sini tidak ada irigasi, jadi kita hanya mengandalkan air hujan saja,” tuturnya.

Lilik memprediksi bahwa masa panen berikutnya akan dimulai sekitar bulan Oktober. ”Itu pun kalau sudah masuk musim hujan,” tutur dia.

Menurut Lilik, banyak petani lain yang terpaksa melakukan panen lebih awal, mereka tidak peduli dengan kualitas padi yang menurun.

Loading...

Petani Pangandaran lainnya, Husen (49) mengungkapkan pernah mengalami hanya dua kali masa panen saat musim kemarau tahun lalu. ”Saya khawatir itu terjadi lagi, makanya saya buru-buru panen,” ucap dia. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.