Taman dan Trotoar Terlarang bagi Spanduk

101
0
IMBAUAN. Papan berisi imbauan dari Satpol PP Kabupaten Pangandaran mengenai larangan pemasangan spanduk di area taman dan trotoar jalan Minggu (30/6). Hal ini bertujuan agar ruang publik bersih dan terjaga dengan baik. Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Untuk menjaga keindahan dan kebersihan ruang publik di taman dan trotoar jalan. Pemerintah Kabupaten Pangandaran melarang adanya pemasangan spanduk dan sejenisnya di area tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol Pol PP) Kabupaten Pangandaran Irwansyah mengatakan pelarangan tersebut berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Pemkab Pangandaran No 42 Tahun 2016 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).

”Untuk itu, kami memasang imbauan di setiap taman dan trotoar jalan, agar masyarakat tidak memasang spanduk atau umbul-umbul di area tersebut,” ungkapnya kepada Radar, Minggu (30/6).

Menurut dia, setidaknya ada belasan taman dan trotoar jalan di Kabupaten Pangandaran yang telah dipasangi papan imbauan tersebut.”Kami juga memasang imbauan untuk tidak berdagang di beberapa titik objek wisata,” jelasnya.

Irwan mengatakan pihaknya akan menindak tegas siapapun yang tidak mengindahkan imbauan itu. ”Tentu kami sebagai penegak Perda akan melangsung mengamankan setiap spanduk yang terpasang di taman dan trotoar,” katanya.

Sejauh ini, Satpol PP selalu mengawasi setiap adanya pelanggaran yang bertentangan dengan Perda tentang K3. ”Kami meminta kepada masyarakat bisa mematuhi imbauan dari pemerintah,” ujarnya.

Salah seorang warga Kecamatan Parigi Herman (40), mengaku setuju dengan pelarangan spanduk di area taman dan trotoar jalan. ”Kadang suka sareukseuk (sumpek,Red) kalau banyak umbul-umbul,” ungkapnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.