Taman Setda Dinilai Tidak Ikonis

127
0
DIBANGUN. Taman Setda di Gedung Bupati Tasikmalaya sedang dibangun dengan anggaran Rp 1,6 miliar, Rabu (27/11). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Pembangunan Taman Setda di Gedung Bupati Tasikmalaya dinilai warga kurang ikonis untuk Kabupaten Tasikmalaya. Karena masih banyak pembangunan lain yang akan lebih ikonis atau menjadi ciri khas bagi kabupaten.

“Kalau menurut saya, pembangunan Taman Setda itu tidak terlalu mendesak, seharusnya yang mendesak itu Alun-Alun Singaparna yang bisa menjadi ikonis ibu kota. Karena sebenarnya sudah ada taman, tinggal pengelolaan dan perawatannya saja supaya lebih menarik,” ujar Ipan (34), warga Desa Sukamulya Kecamatan Singaparna kepada Radar, Rabu (27/11).

Menurutnya, pembangunan atau penataan Alun-Alun Singaparna dengan cantik jelas akan menjadi ikon bagi Kabupaten Tasikmalaya, karena mempunyai sejarah dan lokasinya sangat strategis. “Saya melihat Alun-Alun Singaparna saat ini memprihatinkan tanpa ada perawatan dan penataan yang menarik. Padahal kalau dikelola bisa cantik dan menjadi perwajahan yang indah bagi ibu kota,” katanya.

Ketua Pengurus Cabang PMII Kabupaten Tasikmalaya Lutpi Lutpiansyah mengatakan, anggaran Rp 1,6 miliar untuk Taman Setda dinilai kurang tepat di tengah kondisi saat ini. Karena akan lebih bijak apabila anggaran tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan dan kepentingan masyarakat, khususnya yang kurang mampu. “Kami melihat pemda tidak melihat apa yang lebih urgensi dan dibutuhkan oleh masyarakat,” ucapnya.

Terpisah, Kabid Bangunan pada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan dan Permukiman Kabupaten Tasikmalaya Yafit Khairul Atnan mengatakan, dengan memiliki Taman Setda, maka pemerintah daerah dapat menunjukkan kekhasan taman. Ini merupakan skala prioritas, karena pembangunannya mengacu kepada kebutuhan ruang yang diperlukan. Sehingga ruang terbuka hijau dapat diwujudkan dalam bentuk taman yang indah. Dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkumpul dan bersosialisasi dengan sesama.

“Pembangunan Taman Setda ini diharapkan dapat membentuk keindahan sebuah kota, terutama dengan mempertahankan kealamiannya. Kemudian dapat juga dijadikan tempat beraktivitas sosial seperti olahraga, rekreasi, diskusi dan lainnya,” ujarnya. (obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.