Tanam Cabai di Lahan Tidur

17
MENANAM. Warga Dusun CImanjeti RT/RW 01/02 Kecamatan Langkaplancar menanam cabai di lahan tidur kemarin. (Deni Nurdiansyah/ radartasikmalaya.com)

LANGKAPLANCAR – Warga Dusun Cimanjeti RT/RW 01/02 Desa Jayasari Kecamatan Langkaplancar memanfaatkan lahan tidur (sawah kering) untuk ditanami cabai rawit. Lahan tersebut sudah tidak teraliri sawah sejak beberapa waktu lalu.

Petani cabai Idan Hamdani (32), mengatakan luas lahan pertanian yag ditanami cabai rawit tersebut mencapai 10 hektare lebih. Semuanya adalah lahan milik warga.

”Untuk tahap kedua ini kami sudah menanan 5.00 pohon cabai, kami menargetkan untuk menanam 10.000 pohon di tahap berikutnya,” terang dia saat menghubungi Radar, Minggu (13/1).

Alasan mereka memilih cabai rawit, karena tanaman tersebut tidak memerlukan air yang banyak seperti tanaman padi. ”Cukup disiram saja, cabai rawit pasti akan terus tumbuh,” tuturnya.

Saat ini, penanaman dilakukan oleh individu masyarakat. Ke depan mereka akan membentuk sebuah kelompok tani. ”Saya yakin bertani cabai rawit akan mendongkrak ekonomi warga,” ujarnya.

Pihaknya siap membangun relasi untuk memasarkan cabai rawit keluar daerah. ”Mudah-mudahan saja ke depan cabai rawit ini bisa menjadi salah satu komditas unggulan,” tuturnya.

Menurut Idan, cabai rawit yang ditanam bermacam-macam seperti cabai rawit biasa, cabai rawit putih dan lain-lain. ”Banyak variasinya jadi tidak satu jenis saja yang kita tanam,” ucapnya.(den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.