Tanamkan Budi Pekerti Lewat Dongeng

18

TASIK – Dinas Per­pus­takaan dan Kearsipan Daerah Kota Tasikmalaya meng­gelar story telling bersama Komunitas Pendongeng Kastel Imaji Selasa (14/5). Ke­giat­an ini diikuti siswa Ke­lompok Bermain (KB) Maarif Garden Kota Tasikmalaya.

Kepala Seksi Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Tasikmalaya Alia Puspa Dewi SKom memaparkan, story telling adalah membacakan suatu cerita atau dongeng yang bertujuan menstimulus minat baca anak sejak dini.

Pada usia 4 atau 5 tahun, kata ia, dongeng menjadi metode pembelajaran yang efektif. “Di usia ketika anak belum bisa membaca, anak bisa didengarkan dongeng sehingga imajinasinya berkembang,” kata dia. Pada kesempatan tersebut, sambungnya, siswa diberikan dongeng mengenai seekor gajah bernama Mino yang rakus, sombong dan gemar makan es krim. Saat kerajaan hutan mengadakan ujian angkat pohon, Mino tidak bisa mengangkat pohon tersebut.

“Ada nilai-nilai dari dongeng tersebut, anak diimbau tidak meniru perilaku gajah tersebut karena menggambarkan sifat yang berlebihan dan tidak terpuji,” kata dia.

Menurut dia, dengan mendongeng ini ada misi khusus untuk pembentukan karakter generasi muda.

“Dengan menceritakan sesuatu yang mendidik, nantinya akan bermanfaat kepada pengetahuan anak usia dini tersebut,” katanya.

Kegiatan mendongeng ini, diselipi dengan kegiatan mewarnai untuk menggali kreativitas anak. (mg1)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.