Tanamkan Cinta Seni Tradisional

12
istimewa RAIH PRESTASI. Siswa yang tergabung dalam Sanggar Dewa Motekar meraih juara 2 tari tradisional Sabtu (15/12).

TASIK – Sanggar Dewa Motekar Production Tasikmalaya meraih juara 2 tari tradisional kategori rampak umum dalam acara CulturArts Festival Polban 2018 di Politeknik Negeri Bandung Sabtu (15/12). Peserta sanggar berasal dari pelajar sekolah dasar (SD).

Owner Sanggar Dewa Motekar Production Tasikmalaya Chris Novika Supardi SPd (Yayang) menuturkan prestasi yang diraih tak lepas dari latihan intensif dan dukungan dari orang tua peserta. “Tulus dan maksimal saat tampil jadi kunci sukses,” tutur Yayang kepada Radar, Senin (17/12).

Menurut Yayang, menari tradisional memiliki tantangan tersendiri. Biasanya ada pesan moral yang disampaikan. bukan sekadar gerakan memukau tanpa makna. “Ada tiga kuncinya yakni wirama, wiraga dan wirasa. Wirama adalah kesesuaian irama dengan gerak, wiraha adalah teknik gerak dan wirasa adalah penghayatan. Ketiganya harus harmonis,” ungkapnya.

Yayang berharap prestasi yang diraih bisa mengharumkan nama Tasikmalaya dan semakin banyak generasi muda yang mencintai seni tradisional. (ais)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.