Tangani Corona, Pemkot Banjar Ngaku Sudah Maksimal

794
0
TETAP BUKA. Rest area Banjar Atas masih tetap buka walaupun ada satu pedagang dinyatakan positif Covid-19, Jumat (17/7). ANTO SUGIARTO / RADAR TASIKMALAYA
TETAP BUKA. Rest area Banjar Atas masih tetap buka walaupun ada satu pedagang dinyatakan positif Covid-19, Jumat (17/7). ANTO SUGIARTO / RADAR TASIKMALAYA

BANJAR – Pemerintah Kota Banjar mengaku sudah bergerak cepat dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melakukan berbagai upaya seperti rapid test, swab test massal.

Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana mengatakan, pihaknya masih mengacu pada Kepgub Jabar tentang penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB), karena Banjar masuk dalam wilayah Jabar.

“Kan sudah jelas dalam Kepgub tersebut, kita (Pemkot Banjar, Red) mengikuti dalam upaya menuju new normal,” ujar dia kepada wartawan, Jumat (17/7).

Baca Juga : Ini Hasil Hasil Rapid Test Massal di Lapas Kota Banjar

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Tommy Subagja menambahkan, tim pelaksana gugus tugas sudah bergerak dalam pencegahan dan penanganan penularan virus corona.

“Kita selalu woro-woro, mengedukasi dan menyadarkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Loading...

Selain itu, kata dia, tim juga sudah melakukan tracking terhadap mereka yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pernah kontak dengan siapa saja. Seperti yang bersangkutan terkonfirmasi positif dari tokoh agama yang digabung dengan pedagang Pasar Langensari saat swab test. Termasuk pedagang rest area di Banjar Atas (BA) yang kerap kontak dengan keluarganya dan tetangga juga sudah dilakukan tracking.

Baca juga : Balita Ikut Swab Test Massal, Putus Rantai Sebaran Corona di Banjar

“Saat ini sedang menunggu hasilnya seperti apa, tapi berharap hasilnya negatif semua,” jelas dia.

Kemudian, kata dia, sampai saat ini Pasar Langensari dan Banjar Atas tidak ada penutupan, sehingga perekonomian di masyarakat bisa tetap berjalan seperti biasa.

“Semuanya masih buka, hanya para pengunjung dan pedagang di sana haru konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19. Sehingga bisa ikut memutus mata rantai penyebaran virus corona,” katanya, menjelaskan. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.