Tank Pemadam Kebakaran Hutan Diujicoba

155
0
UJI COBA. PT PIndad melakukan uji coba tank pemadam kebakaran hutan di kawasan Sigobing Kecamatan Tarogong Kaler Selasa (26/11). Tank tersebut dirancang untuk menembus medan ekstrem. yana taryana / rakyat garut

TAROGONG KALER – PT Pindad mulai melakukan uji coba tank pemadam kebakaran hutan yang diberinama fire fighting di kawasan Sigobing Kecamatan Tarogong Kaler Selasa (26/11). Uji coba dilakukan untuk mengetes kemampuan tank pemadam kebakaran sebelum nantinya diproduksi massal.

“Tank ini dibuat karena seringnya kebakaran hutan di Indonesia. Tank ini bisa menjadi solusi untuk memadamkan api yang membakar hutan,” ujar Ujang Sakiman, RnD Spesialis Kendaraan Khusus PT Pindad kepada wartawan usai uji coba kemarin.

Menurut dia, dalam pembuatan tank pihaknya bekerja sama dengan Rusia. Tank itu memiliki kapasitas air 3.000 liter dan memiliki jangkauan semprotan airnya mencapai 50 meter. Selain memiliki alat penyemprot air di bagian atas, di sekeliling badan tank juga dimodifikasi untuk menyemprotkan air.

“Untuk di bagian depan tank, terdapat alat pengeruk. Tank ini juga memiliki mesin diesel 8.000 cc. Tank ini bisa menembus ke titik api. Jadi dilengkapi alat pemadam di sekeliling tank. Cukup efektif untuk menembus medan ekstrem,” katanya.

Ujang menyebut tank tersebut masih prototipe dan dalam tahap pengembangan. Setelah uji coba di Garut selama dua hari, pihaknya juga berencana menguji tank di medan sesungguhnya pada Maret 2020. “Kalau sudah ada pesanan, akhir tahun ini akan uji coba. Jadi awal tahun depan bisa produksi massal,” ucapnya.

Satu unit tank fire fighting diperkirakan seharga Rp 30 miliar. Selain tank, PT Pindad juga membuat truk 4×4 untuk memadamkan api. “Untuk truk pemadam, murni buatan Pindad. Bisa dipakai di medan offroad karena dilengkapi penggerak 4×4. Cuma jika lokasinya sangat ekstrem, bisa memakai tank,” ujarnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.