Tapak Suci Umtas Raih 8 Perunggu

10
istimewa BANGGA. Tim Tapak Suci Umtas membawa 8 medali perunggu dalam kejuaraan nasional pencak silat BLAC 2018. Prestasi ini menjadi motivasi untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

TASIK – Tim Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas) meraih 8 medali perunggu dalam kejuaraan nasional pencak silat Bandung Lautan Api Championship 1 (BLAC) 2018 di Jatinangor Sumedang Sabtu-Minggu (15-16/12).

Kabag Kemahasiswaan Umtas Yana Mulyana SKom mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih tim Tapak Suci Umtas. Hal ini menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Kami bangga tim tapak suci dapat meraih prestasi di tingkat nasional, yang luar biasa yakni 8 mahasiswa yang dikirim semuanya membawa pulang medali,” tutur Yana kepada Radar, Rabu (19/12). Untuk mendukung prestasi non akademik ini, Umtas akan meningkatkan fasilitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sehingga diharapkan bisa menstimulasi mahasiswa untuk semakin berprestasi.

Pelatih Tapak Suci Umtas Asep Iman SP menyebutkan 8 atlet yang menjadi perwakilan tim Tapak Suci Umtas yakni Rudi Ahmad Fauzi, Putriana Dewi Oktaviani, Oka Maulana Firdaus, Fitri Fauziah, Wawam Nur Mubarakah, Dea Inriati, Hikmatunnisa dan Shofi Muslimah.

“Kami bangga, delapan atlet yang dikirim semuanya mendapat medali perunggu, terlebih jumlah pendaftar ada sekitar 2.200 orang dari berbagai perguruan pencak silat se-Indonesia,” terang Asep.

Ia mengatakan, prestasi tersebut diraih dalam kondisi fasilitas seadanya, namun dengan latihan yang keras bisa meriah prestasi yang membanggakan. Asep berharap Umtas bisa lebih meningkatkan fasilitas peralatan untuk latihan tapak suci.

Selain itu, sambungnya, diharapkan ke depannya ilmu bela diri tapak suci ini menjadi UKM wajib bagi seluruh mahasiswa baru Umtas minimal dua semester. Tujuannya untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dasar bela diri.

Mahasiswa Umtas Rudi Ahmad Fauzi mengaku senang bisa mengikuti kejuaraan tersebut sehingga bisa menambah pengalaman dan menambah teman. “Hal ini menjadi pengalaman yang luar biasa, ada sekitar 2.000 atlet lebih yang ikut bertanding jadi kita juga harus sabar menunggu giliran,” ujarnya. Ia berharap Tim Tapak Suci Umtas bisa lebih berkembang dan berprestasi di tingkat lebih tinggi. (ais)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.