Target setahun, 3.000 Rutilahu di Garut Diperbaiki

29
0
istimewa MENJELASKAN. Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Garut Eded Komara menyebut Pemkab Garut telah merealisasikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni melebihi target yang ditentukan.
Loading...

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Garut merealisasikan bantuan perbaikan 5.937 unit rumah atau melebihi target pemerintah sebanyak tiga ribu unit rumah tidak layak huni pada tahun anggaran 2020.

“Alhamdulillah pada tahun 2020 ini kita bisa menyelesaikan lebih dari target, ada sekitar 5.937 unit atau hampir 200 persen dari target,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Garut Eded Komara kepada wartawan, Jumat (18/12).

Ia menuturkan Disperkim Kabupaten Garut terus berupaya merealisasikan program bantuan untuk rumah tidak layak huni (rutilahu) meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Ia mengungkapkan bantuan rutilahu terealisasi dari berbagai sumber anggaran yakni Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pemerintah provinsi, Kabupaten Garut maupun dari bantuan keuangan bupati.

Baca juga : Kesbangpol Garut Minimalisir Aksi Massa Saat Pandemi

Loading...

Ia menyampaikan Pemkab Garut menargetkan bisa menyelesaikan perbaikan untuk 15 ribu unit rutilahu selama lima tahun sesuai program yang dicanangkan Bupati Garut Rudy Gunawan. Setiap tahunnya, kata dia, Disperkim Garut dibebankan bisa menyelesaikan minimal tiga ribu unit rutilahu.

“Kita ini Disperkim dibebani target untuk menuntaskan rutilahu sebanyak 15 ribu unit selama lima tahun, di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), jadi setiap tahunnya kita itu targetnya sekitar tiga ribu unit,” katanya.

Ia menambahkan target program lima tahun itu masih dinilai kurang untuk memperbaiki rutilahu yang saat ini tercatat sebanyak 36 ribuan unit.

Ia berharap upaya penyelesaian rutilahu di Garut mendapat perhatian dari pemerintah pusat dan provinsi dengan memperbanyak jumlah bantuan perbaikan rutilahu ke Garut.

“Kondisinya sekarang ini masih 36 ribu, apabila misalnya dana dari APBN atau di provinsi lebih besar, mudah-mudahan jumlah rutilahu yang ada di Garut ini semakin kecil,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.