Tarif Angkutan Umum Naik, Batas Ongkos Belum Jelas

1303
0

TASIK – Di musim mudik Lebaran, harga tarif angkutan umum kerap mengalami kenaikan signifikan. Tahun ini pemerintah belum menetapkan tarif batas bawah dan atas untuk angkutan bus.

Kepala Terminal Indihiang Jenny Maria Wirandani mengatakan pemerintah selalu menetapkan batasan untuk tarif bus. Namun untuk lebaran tahun ini pihaknya belum mendapat informasi dari Kementerian Perhubungan. “Biasanya nanti sekitar 7 hari menjelang Lebaran, sekarang belum ada,” ungkapnya kepada Radar, Selasa (28/5).

Pengaturan harga tiket bus ini, kata dia, hanya berlaku untuk bus kelas ekonomi. Sementara kelas bisnis dan eksekutif, hal itu dikembalikan kepada perusahaan masing-masing. “Jadi yang diatur itu hanya kelas ekonomi saja,” ungkapnya.

Disinggung ketika harga tiket di kelas bisnis dan eksekutif tidak wajar, Jenny menerangkan tarif tidak bisa disebut wajar atau tak wajar. Pasalnya pelayanan di kelas bisnis dan eksekutif tidak bisa disamaratakan dengan ekonomi. “Selama penumpang berani bayar dengan pelayanan yang sepadan, ya tidak masalah,” terangnya.

Diakui Jenny, saat ini ada bus yang sudah menaikan hara tiketnya untuk kelas bisnis. Dia pun tidak bisa melarang karena menjadi kewenangan dari perusahaan. “Sekarang sudah ada yang menaikan harga,” katanya.

Sementara itu, pihak perusahaan jasa angkutan bus belum memberikan penjelasan soal kenaikan tarif di masa Lebaran.

Kepala Bus Primajasa H Beni Bunyamin menyarankan menemui petugasnya di lain hari. Dia sendiri sedang berada di luar kota. “Besok saja (hari ini, Red) ke kantor biar wawancaranya lebih santai,” ungkapnya saat dihubungi Radar.

Begitu pun dengan Kepala Operasional Pul Budiman Tasikmalaya Ahmad Lujen. Saat dihubungi melalui sambungan telepon untuk wawancara, dia belum memberikan respons.

Selain bus, angkutan kota pun kerap mengalami kenaikan tarif ongkos. Kepala Dinas Perhubungan H Aay Zaini Dahlan dengan tegas menyebutkan pihaknya sudah menetapkan batas atas ongkos. “Angkot itu paling mahal Rp 4 ribu, tidak boleh lebih,” imbuhnya. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.