Tarif Pesawat LCC Turun Minggu Depan

43
0

JAKARTA – Akhirnya setelah beberapa bulan hiruk pikuk mahalnya harga tarif pesawat, kini pemerintah mengambil sikap tegas, yakni menurunkan harga tarif pesawat untuk kategori maskapai berbiaya murah (Low Cost Carrier) atau khusus domestik.

Penurunan harga tarif pesawat tidak berlaku untuk maskapai yang memberikan layanan penuh atau Full Service Airline (FS), seperti Garuda Indonesia dan Batik Air.

Kebijakan tersebut dikeluarkan setelah dilakukan rapat bersama yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, bos Lion Air Group, petinggi PT Angkasa Pura I (Persero) dan petinggi Angkasa Pura II (Persero).

“Setelah melalui diskusi demi merespons harapan masyarakat, juga keberlangsungan industri penerbangan, maka kita mengambil kebijakan penurunan harga tiket penerbangan untuk LCC,” kata Darmin di Jakarta, Kamis (20/6).

Darmin melanjutkan, bahwa kebijakan tersebut akan dilaksanakan secara efektif pada Minggu depan. Di samping itu, kata Darmin, pihaknya juga tengah menyiapkan kebijakan pemberian fiskal untuk jasa persewaan, perawatan dan perbaikan pesawat udara, jasa persewaan pesawat udara dari luar daerah pabean dan impor, penyerahan atas pesawat udara dan suku cadangnya.

“Hal itu dilakukan untuk menjaga keberlangsungkan industri angkutan udara, seluruh pihak yang terkait seperti maskapai udara, pengelola udara dan penyedia bahan bakar penerbangan,” papar Darmin.

Di kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi semua pihak dalam merumuskan untuk menyelesaikan persoalan tarif maskapai di tanah air.

“Saya apresiasi Kemenkeu, Kemenko yang sudah inisiasi agar yang jadi beban airline itu menurun, terkait jasa penyewaan pesawat udara dan impor pesawat udara dan suku cadang,” ujar Budi.

Harapan dia, para maskapai agar mematuhi regulasi tersebut. Menurut dia, kebijakan tersebut untuk kebaikan bersama dan tidak ada yang dirugikan. “Marilah kita tunggu para airline akan turunkan dengan dasar arahan menko perekonomian,” ucap Budi. (din/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.