Tas Bansos Bertuliskan Nama Bupati Pangandaran, Begini Kata KPK

298
0
RAPAT VIRTUAL. Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata melakukan rapat koordinasi dengan KPK tentang pendanaan APBD di Command Center Pangandaran Kamis (14/5).
RAPAT VIRTUAL. Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata melakukan rapat koordinasi dengan KPK tentang pendanaan APBD di Command Center Pangandaran Kamis (14/5).

PANGANDARAN – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran melaksankan rapat koordinasi secara virtual dengan Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah Jawa Barat.

Rapat tersebut untuk monitoring dan evaluasi (monev) terhadap APBD yang digunakan jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan Ketua Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK Wilayah Jawa Barat Tri Budi Rochmanto menanyakan mengenai bantuan sosial yang sudah dilakukan dan akan dilakukan.

Baca Juga :  Tak Pake Masker, Warga Pangandaran Disanksi Tegas

Selanjutnya mengenai sumber dana, mekanisme, prosedur dan sebagainya. “Hasil rapat cukup baik dan dinamis. Sehingga mereka (KPK, Red) memberikan apresiasi kepada kita saat mengambil langkah JPS untuk warga yang terdampak Covid-19,” katanya kepada wartawan Kamis (14/5).

Rapat tersebut, kata H Jeje, diikuti tiga kabupaten/kota, di antaranya Bandung, Tasikmalaya dan Pangandaran. Khusus Pangandaran, Jeje menanyakan beberapa hal kepada KPK.

Antara lain bantuan sosial berisi tas bertuliskan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata. Pihaknya siap memperbaiki apabila itu melanggar.

“Saya ingin biar jelas ada persoalan atau tidak (menuliskan tas bertuliskan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, Red) apakah masuk dalam politisasi bansos. Ternyata jawabannya (KPK, Red) tidak. Jadi itu sebagai representatif program dari pemerintah daerah,” ujarnya.

“Kecuali hand sanitaizer bantuan sosial dari pemerintah pusat atau provinsi diberi label gambar bupati/wali kota, itu yang tidak boleh,” tambahnya. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.