Tas Terlalu Berat Bisa Timbulkan Masalah Tulang

43
0
RAMAH. Spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dr Tina Susilawati SpKFR diabadikan seusai wawancara Sabtu (7/3). Anto Sugiarto/Radar Tasikmalaya
RAMAH. Spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dr Tina Susilawati SpKFR diabadikan seusai wawancara Sabtu (7/3). Anto Sugiarto/Radar Tasikmalaya

BANJAR – Kondisi melengkungnya tulang belakang atau skoliosis tidak boleh dianggap enteng oleh para orang tua. Sebab, kondisi yang banyak terjadi pada masa tumbuh kembang anak ini bisa berefek negatif. Hal itu dikatakan Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dr Tina Susilawati SpKFR.

Dia menjelaskan, tulang belakang bengkok pada anak bisa dilakukan deteksi sejak dini supaya tidak semakin parah. Karena hal itu dapat mempersulit tubuh saat beraktivitas.

Deteksi dini pada anak skoliosis salah satunya bisa dilihat dari perbedaan tinggi bahu kanan dan kiri, selain dari rontgen tulang belakang.

“Sebenarnya bisa dideteksi sejak dini, cara postur anak ketika berdiri,” ujarnya Sabtu (7/3). Ciri lainnya, kata dia, tinggi pinggul tidak rata, jika bungkuk atau ruku terlihat tinggi sebelah.

Penderita tulang punggung bengkok pun sering mengeluhkan rasa sakit pinggang, sulit bernafas dan mudah capek.

“Orang tua harus jeli saat melihat anak dan cepat menanganinya. Apalagi nanti bisa berpengaruh ke perkembangan secara karakter. Memang masih kecil belum terlalu merasakan tapi sebenarnya mengganggu konsentrasi, nanti saat remaja sudah merasa malu dan dewasa baru pengaruh ke organ tubuh,” katanya.

Kondisi tulang bengkok ini, kata ia, tentu harus cepat ditangani. Jika semakin parah penderita disarankan untuk operasi pemasangan plat agar tulang yang bengkok bisa diluruskan.

“Jelas sangat riskan kalau sudah parah, belum biaya pengobatannya mahal ditambah harus menjalani operasi,” tuturnya.

Dia mengatakan, sebetulnya sejak dari bayi tulang punggung sudah bengkok, hanya saja semakin usia bertambah tulang akan bertambah bengkok, maka harus dicegah dari sekarang.

“Hal itu bisa diantisipasi sejak dini dari usia SD, bisa cepat dilakukan perbaikan jika didapati bengkok tulang punggung di bawah 11-15 derajat cukup dengan latihan. Bila bengkoknya 40 derajat harus segera dilakukan operasi” katanya.

Maka ia pun mengimbau orang tua untuk memperhatikan isi tas sekolah anak agar tidak over kapasitas.

“Ketika setiap hari menggunakan tas sekolah yang terlalu berat, maka hal itu dapat mempengaruhi struktur tulang,” katanya.

Selain itu, anak juga jangan sampai memakai tas ransel yang panjangnya hingga pantat. Melainkan cukup gunakan tas ransel pas di punggung, sehingga tulang punggung tidak akan bengkok.

“Itu juga harus diperhatikan oleh orang tua, jangan membiarkan anaknya menggunakan tas ransel secara berlebihan. Apalagi menggunakan tas selempang karena itu juga bisa terlihat pada postur tubuh yang miring,” jelasnya. (nto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.