Polisi Tetap Siaga di Daerah

TASIK HARUS KONDUSIF

69
AKBP Dony Eka Putra

TASIK – Ulama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya menyerukan semua pihak menjaga kondusivitas dan keamanan di lingkungannya pasca penetapan Pilpres dan Pileg 2019.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tasikmalaya KH Ii Abdul Basyit mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan kondusivitas. “Kita selaku orang yang beriman, harus menghadirkan Allah di dalam hidup dan kehidupan kita. Segala perintah atau larangannya harus dipatuhi dan segala keputusannya baik manis ataupun pahit harus diterima,” ungkap KH Ii, kepada Radar, Rabu (22/5).

KH Ii mengungkapkan masyarakat harus mengimani bahwa keputusan Allah tidak akan bisa dihentikan oleh ambisi dan kebencian. Umat muslim diperintahkan oleh Allah SWT membangun hubungan yang baik dengan sesama mukmin, sesama anak bangsa, antar suku dan seluruh manusia.

“Kita pun diperintahkan menyebar kedamaian di dunia dan dilarang menyebar kebencian dan permusuhan. Kita pun dilarang keras melanggar komitmen yang telah kita buat dengan siapapun, serta dilarang pula membuat kekacauan di dunia,” paparnya.

Maka sehubungan dengan luka yang mungkin masih menggores di hati masing-masing sebagian orang pasca pemilihan umum 2019 17 April lalu, KH Ii berharap semua menahan diri dan kembali mengevaluasi diri.

“Memohon ampunannya dari segala kekerdilan dan kenaifan kita sebagai makhluk yang penuh keterbatasan. Kedua, membangun kebersamaan dan keharmonisan di antara kita dengan fondasi ketakwaan,” terangnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya KH Zaenal Abidin Anwar mengimbau masyarakat Tasikmalaya untuk menjaga kondusivitas dan keamanan di lingkungannya. Dengan mengikuti tahapan dan regulasi aturan yang berlaku. ”Jadikan momen pesta demokrasi kemarin sebagai sarana evaluasi masing-masing,” tuturnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung KH Abun Bunyamin meminta kepada masyarakat dan semua umat muslim menerima keputusan hasil Pemilu 2019 dengan lapang dada. Dan tidak membuat keamanan menjadi tidak kondusif. Termasuk di Kabupaten Tasikmalaya.

”Kita imbau semua jaga kondusivitas dan keamanan, apalagi saat ini bulan Ramadan. Umat Islam wajib saling menghargai dan menjaga kenyamanan sesama muslim dalam menjalankan ibadah puasa,” ungkap KH Abun.

Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam MPd menjelaskan pasca penetapan pemilu berharap aman dan kondusif. Semua elemen masyarakat harusnya bersyukur telah ada keputusan dari KPU sebagai penyelenggara pemilu.

“Kita harus menahan diri dari luapan amarah karena ketidakpuasan, jika tidak puas dan disinyalir ada pelanggaran, maka ajukan saja ke MK (Mahkamah Konstitusi). Kita kembalikan semuanya kepada Allah, bahwa kesemuanya ini adalah ketentuan Allah dan kehendaknya. Mari kita baca doa Ya Allah apa yang telah Kau tentukan sesuatu kepada kami qodlokan semoga akibatnya menjadi baik amin,” ungkapnya.

Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Huda KH Asep Maosul Affandy meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya hasil Pemilu 2019 kepada prosedural dan mekanisme yang berlaku.

“Kita harus berpikir rasional dan pakai akal sehat, sesama muslim bersaudara tidak boleh bertikai dan apakah tidak ada jalan untuk berdamai. Apalagi ini bulan puasa,” ungkap KH Asep Maosul.

Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya Ustaz Yanyan Albayani meminta warga tidak terprovokasi. Setiap orang harus menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa memicu persoalan baru. “Semua pihak harus bisa menahan diri,” ungkapnya kepada Radar, Rabu (22/5).

Meski demikian kewaspadaan tetap harus dijaga untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan. Masyarakat pada prinsipnya bisa menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasanya. “Tidak perlu resah, namun tetap waspada,” ungkapnya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra SIK mengungkapkan pihak kepolisian di daerah tetap bersiaga menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, atas dampak dari hasil pengumuman pemilu 2019 oleh KPU RI. “Semua disiagakan dan tetap waspada terhadap percikan-percikan dampak rusuk di Jakarta,” paparnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK SH bersyukur wilayah Tasikmalaya tetap kondusif. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk menjalankan aktivitas sehari-harinya. “Alhamdulillah, di Tasikmalaya tetap kondusif,” tuturnya.

Pihak kepolisian bersama jajaran TNI akan tetap melakukan pengamanan sebagai upaya antisipasi. Pihaknya tidak ingin ada pihak-pihak yang dengan sengaja memperkeruh suasana yang saat ini tenang dan damai. “Kami harap, para tokoh masyarakat juga bisa bersinergi untuk menjaga kondusivitas,” pungkasnya. (rga/dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.