Tasik Target Pasar Miras

275
0
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA SITA MIRAS. Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Adi Nugraha SIK (kiri) didampingi Wakapolres Kompol Mujianto SIK (dua kanan), Kabagops Kompol Gandi Jukardi (dua kiri) dan Kasat Sabhara AKP Yudiono saat ekspose pemberantasan miras selama Oktober di Mapolres Tasikmalaya Kota kemarin.

Satu Mobil Boks Minuman Keras Disita Polresta
Pesan Miras dari Jakarta via Internet

TASIK – Semua elemen masyarakat Kota Tasikmalaya harus bahu membahu memberantas peredaran minuman keras (miras). Karena sampai saat ini, para bandar minuman yang memabukan itu menarget Kota Resik ini sebagai pasar potensial. Buk­tinya, selama Oktober ini, Polres Tasikmalaya Kota menyita 2027 botol dan 447 liter miras.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Adi Nugraha SIK menjelaskan bahwa Kota Tasikmalaya menjadi salah satu daerah sasaran pasokan miras dari luar daerah.
“Buktinya yang kami amankan masih banyak di lapangan,” ujarnya dalam ekspose pengungkapan penyelundupan miras di Mapolres Tasikmalaya Kota, Jalan Letnan Harun Kota Tasikmalaya Selasa (24/10).
Memerangi peredaran dan pasokan miras, Polres Tasikmalaya Kota semakin menggencarkan razia mi­numan memabukan itu. Sa­tuan Sabhara Polres Tasik­malaya Kota Jumat lalu mengamankan mobil boks bernomor polisi D 8156 DP berisi 1965 botol miras. “Kita tidak akan pernah menyerah untuk memerangi miras,” ungkapnya.
Tidak hanya miras tradisional yang harganya murah, Polres Tasikmalaya Kota juga menyita miras pabrikan, oplosan dan juga miras impor. Polisi menduga miras impor yang mereka sita tergolong bukan original alias KW. “Kalau dari ciri-cirinya diduga kuat memang palsu,” terang alumnus Akpol 1997 ini.
Kemajuan teknologi juga disalahgunakan para penjual miras. Mereka memesan miras inpor dari Jakarta menggunakan internet. “Jadi miras pun sekarang dibeli secara online,” jelas Kapolresta.
Terkait penjegalan pasokan satu mobil boks miras, Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota AKP Yudiono SSos mengaku mendapatkan petunjuk bahwa akan ada mobil yang mengangkut miras. “Kita dapat laporan maka saya turunkan anggota untuk mencegatnya,” terangnya.
Mobil boks bernopol D 8156 DP, kata dia, berhasil dihentikan di wilayah Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya Jumat (20/10) pukul 02.00. Saat diperiksa, mobil yang dikendarai pria berinisial Agu itu mengangkut 1965 botol miras. Minuman berbagai merek itu dibungkus dalam beberapa dus karton.
“Alhamdulillah mobilnya berhasil kami temukan dan langsung kita amankan,” tutur perwira pertama ini.
Polisi ssebelumnya pernah menjegal mobil tersebut beberapa waktu sebelumnya, namun saat itu boks sudah dalam kondisi kosong. Diduga mobil itu memang khusus untuk mengangkut minuman keras dari Bandung ke Tasik atau daerah sekitarnya. “Pernah kita cegat, tapi kosong dan sopir ngakunya habis ngangkut buah-buahan,” ujarnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.