Tebing Sepanjang 3 Km Tebal 40 M Longsor, Kakek Tertimbun & 240 Warga Cisayong Tasik Terisolir

7756
0

KABUPATEN TASIK – Tebing sepanjang 3 Km dengan tebal 40 meter yang berada di Kampung Palasari RT 01/04, RW 02 Dusun Leuwi Bodas Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong dan Kampung Palasari RT 11/02 Desa Indrajaya, Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasik, longsor.

Bencana tanah longsor akibat intensitas curah hujan yang tinggi ini terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (28/02) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasik, diduga dalam bencana longsor di Cisayong ada seorang pria yang menjadi korban jiwa, Didi (63).

Berita terkait : Longsor di Cisayong Tasik, Akses Jalan 2 Desa Terputus, 240 Jiwa Terisolir

Tanah longsor ini ketebalan 40 meter dengan panjang longsoran sekitar 3 kilometer.

Longsor ini menimbun lahan perkebunan, sawah, dan menutup sebagian Sungai Cimanggu.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto, Dandim 0612 Tasikmalaya, Letkol Inf Imam Wicaksana, relawan, BPBD, Satpol PP, camat dan pihak desa sempat meninjau lokasi longsor tersebut.

“Longsor terjadi saat warga hendak memulai aktivitas. Longsor disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Kamis sore kemarin. Korban diduga sedang memperbaiki aliran air saat bencana terjadi,” ujar Kepala Desa Santanamekar, Yudi Setiana kepada wartawan.

Terang dia, longsor juga nyaris menyebabkan pengguna sepeda motor tertimbun saat melintas lokasi kejadian. Beruntung, korban berhasil menyelamatkan diri meski sepeda motornya tak berhasil diselamatkan.

Saat ini, jelas dia, masyarakat bersama jajaran Muspika berupaya mencari korban di tumpukan material longsoran. Selain memakan korban jiwa, material longsoran juga memutus jalan penghubung antar kampung.

“Satu kampung yang berpenghuni itu sekitar 250 jiwa terisolir, karena jalan penghubung putus diterjang longsor,” jelasnya.

Tukas dia, saat ini pihaknya masih fokus terhadap warga yang hilang, juga kepada yang selamat agar selalu berhati-hati. Hal ini mengingat curah hujan masih tinggi, sehingga bisa saja terjadi longsor susulan.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.