Tekan Golput, KPU Kabupaten Garut Ajak Mahasiswa Nobar

50
0
Foto Bersama. Ketua KPU Garut Junaidin Basri didampingi Divisi SDM dan Sosdiklih Parmas Nuni Nurbayani (tengah) bersama para aktivis mahasiswa sebelum nobar debat cawapres tadi malam (17/3). Yana Taryana / Rakyat Garut

TAROGONG KIDUL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut mengadakan nonton bareng (nobar) debat calon wakil presiden (cawapres) berasama para aktivis mahasiswa di Zabir Cafe Minggu (17/3).

Kegiatan yang diikuti berbagai organisasi mahasiswa seperti HMI, GMNI, PMII, KAMMI dan IMM ini untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat maupun mahasiswa mengetahui program-program yang ditawarkan dua calon wakil presiden.

“Nobar ini sengaja dilakukan untuk menekan angka golput dan meningkatkan pemilih, khususnya di kalangan mahasiswa,” ujar Ketua KPU Garut Junaidin Basri didampingi Divisi SDM dan Sosdiklih Parmas Nuni Nurbayani kepada wartawan tadi malam.

Menurut dia, nonton bareng debat cawapres merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi Pemilu 2019. “Kami ingin pemilih meningkat dan jumlah surat suara tidak sah menurun, itu target kegiatan ini,” terangnya.

Junaidin mengajak kalangan aktivis mahasiswa nontoton bareng debat karena para mereka mempunyai basis massa yang kritis dan signifikan, sehingga dapat menyosilisasikan kembali kepada komunitasnya. Selain memgajak organisasi mahasiswa, pihaknya juga mengajak masyarakat, khususnya yang berdekatan dengan lokasi kegiatan.

Dengan nonton debat, masyarakat bisa tahu dapat mendapatkan informasi dan mengetahui tentang program, visi dan misi kedua cawapres. Hal ini nantinya dapat menjadi referensi dalam menentukan pilihan pada 17 April mendatang. “Masyarakat bisa tahu calon yang akan dipilihnya nanti seperti apa,” tegasnya.

Junaidin menambahkan debat kandidat cawapres merupakan tahapan Pemilu yang sudah diatur dalam PKPU Pasal 277 ayat 6 Undang-undang Pemilu. Tujuannya, supaya masyarakat bisa menjadi pemilih yang cerdas dalam menentukan pilihannya. “Setelah nonton debat malam ini (tadi malam), tidak menutupkemungkinan masyarakat maupun mahasiswa langsung menentukan pilihannya,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.