Tekan Kasus Perceraian di Tasikmalaya, 30 Calon Pengantin Ikut Bimbingan

50
0
DIBIMBING. Sebanyak 30 orang calon pengantin mengikuti bimbingan pra nikah di Aula Gedung Dakwah Kecamatan Sukaratu, Rabu (14/10). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

SUKARATU – Sebanyak 30 calon pengantin (catin) angkatan III tahun 2020 mengikuti bimbingan pra nikah di Aula Gedung Dakwah Islam Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (14/10).

“Kegiatan Binwin Gabungan bagi para catin (calon pengantin) ini dihadiri kurang lebih 30 orang peserta dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Sukaratu dan Kecamatan Padakembang,” ujar Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Tasikmalay Drs H Suryana MSi kepada Radar, Rabu (14/10).

Baca juga : DP3AKB Kota Tasik Bangun Kesadaran Keluarga untuk Lawan Covid-19,

Suryana mengatakan, dalam realisasi pernikahan, selain mengikuti ajaran agama, bahwa pernikahan itu menyatukan dua rasa yang berbeda. Sehingga harus menjadi satu dan melahirkan keluarga yang sakinah.

“Melangsungkan pernikahan berarti berjanji kepada Allah Swt, berjanji kepada suami/istri sehingga menciptakan kehidupan yang rukun. Daripada bercerai, lebih baik kuatkan dalam memandu langkah,” ujarnya.

“Dalam pernikahan haruslah satu tujuan, satu niat, satu langkah satu ucapan. Maka insyaallah akan terbentuk keluarga yang sakinah ma waddah warohmah,” ungkapnya.

Loading...

Menurutnya, kunci harmonisnya rumah tangga adalah komunikasi yang baik.

Ia pun memberikan pemahaman kepada calon pengantin akan pentingnya kesiapan lahir batin, meningkatkan kualitas keluarga pra sakinah menjadi sakinah, serta menekan angka perceraian usia nikah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terciptanya kualitas keluarga sakinah yang mampu menahan hantaman badai gelombang kehidupan, memperkokoh ikatan pernikahan sampai maut memisahkan serta menekan angka perceraian,” ungkapnya.

Baca juga : APS & Baliho Bupati Tasik Ditertibkan

Suryana menambahkan, bimbingan pra nikah ini untuk memberikan edukasi dan pembekalan bagi catin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga, agar catin siap menghadapi berbagai permasalahan setelah menikah nanti.

“Bimbingan pra nikah ini untuk meningkatkan pemahaman bagi catin, terkait keluarga dan mengedukasi mereka agar siap menghadapi kehidupan rumah tangga,” kata Suryana, menambahkan. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.