Pusat Minta 270 Daerah Alokasikan di APBD 2019

Tekan Pemda Siapkan Anggaran Pilkada

21
0

JAKARTA – Pemerintah Pusat meng­ingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun depan tidak lalai menyediakan anggaran. Hal itu, untuk memastikan pelaksanaan Pilkada sebagai program nasional bisa terlaksana tanpa kendala pendanaan.

Direktur Jenderal Keuangan Daerah (Dirjen Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Syarifuddin mengatakan hal itu sudah dituangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 Tahun 2019. Permendagri sendiri baru diterbitkan pekan lalu sebagai pedoman daerah dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2020.

“Kita sudah me­minta daerah, agar dialokasikan ang­gar­an bagi Pilkada 2020,” ujarnya saat di­konfirmasi, Minggu (16/6).

Saat ini sendiri, kepala daerah bersama dengan DPRD di setiap daerah sudah mulai menyiapkan rancangan APBD tahun anggaran 2020. “Jangan sampai daerah yang akan menggelar pilkada ketetaran dalam menyediakan anggaran,” tuturnya.

Dia menjelaskan perintah untuk menyiapkan anggaran Pilkada 2020 di tahun ini merupakan kelanjutan dari tahun lalu. Pasalnya, meski coblosan Pilkada dilakukan tahun depan, namun persiapannya sudah dimulai akhir tahun 2019. “Sejak penyusunan APBD 2019, sudah juga diminta untuk mengalokasikan,” imbuhnya.

Syarif menambahkan secara prinsip tidak ada perbedaan berarti dalam memenuhi kebutuhan anggaran Pilkada 2020. Sebagaimana tahun sebelumnya, angkanya disesuaikan pada masing-masing daerah.

“Sebab harus memperhatikan jumlah pemilih, luas wilayah, kondisi lapangan, maupun jumlah calonnya tiap daerahnya,” ungkapnya.

Hanya saja, lanjut dia, pemerintah mengingatkan adanya perubahan status Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di tingkat kabupaten/kota yang mulanya lembaga ad hoc menjadi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang bersifat permanen. “Perubahan tersebut berpotensi mengubah kebutuhan anggaran. Sehingga ada juga implikasinya di aturan (pengalokasian anggarannya, Red),” pesan dia

Dia mengingatkan dengan sudah adanya pedoman sekaligus pengingat sejak jauh hari, diharapkan tidak ada alasan bagi daerah untuk tidak mengalokasikan. “Sebelumnya, dalam tiga gelombang Pilkada serentak yang digelar 2015, 2017, dan 2018, persoalan anggaran selalu saja mewarnai jalannya persiapan pilkada,” tuturnya.

Sementara itu, dalam pelaksanaan Pilkada serentak gelombang ke empat tahun depan, ada 270 daerah yang akan melaksanakan. Yakni 9 Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 Kota. Termasuk di dalamnya Pilkada ulang Kota Makassar setelah pada 2018 lalu pasangan calon tunggal dikalahkan kotak kosong.

Seperti diketahui, pada Tahun 2020 nanti di wilayah Jawa Barat ada 8 kabupaten dan kota yang akan menggelar Pilkada Serentak seperti Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok.

Diberitakan sebelumnya, atmosfer Pilkada Tasik 2020 mulai menghangat, seiring partai politik mulai menakar kandidat yang akan diusung pada pemilihan orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya.

Dari rangkuman Radar, beberapa partai politik di Kabupaten Tasikmalaya sudah mengerucutkan nama yang akan diusung sebagai kandidat.

Seperti Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya yang telah mengadang-gadang nama Erry Purwanto dan H Yod Mintaraga. PKB KH Acep Adang Ruhiyat, Oleh Soleh dan Haris Sanjaya mulai muncul ke permukaan. PPP pun mulai menimbang beberapa nama seperti Cecep Nurul Yakin, Lina Ruzhan, KH Arif Maoshul Affandy dan KH Didi Abdul Hadi. PAN tetap istiqomah mengusung Ketua DPW PAN Jawa Barat Deni Sagara. Gerindra sebagai peraih suara terbanyak di Kabupaten Tasikmalaya masih menakar siapa yang akan diusung. Namun nama ketua DPC H Cecep Ruhimat (HCR) menjadi kandidat terdepan. Dari Demokrat muncul nama Ketua DPC Ferry William dan Ketua DPD PKS Dadi Supriadi. Sedangkan PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya kemungkinan besar akan kembali mengusung Ketua DPC sekaligus Bupati Tasikmalaya saat ini H Ade Sugianto. Sementara nama dari luar partai politik muncul Ketua GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya H Iwan Saputra dan Ketua PC NU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam. (far/ful/dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.