Tekan Sebaran Corona, Ciamis Layak Berlakukan PSBB

110
0
ISTIEMEWA PERKETAT PROTOKOL KESEHATAN. Gugus Tugas Covid-19 di Kecamatan Sadananya memperketat penerapan protokol kesehatan.

CIAMIS – Wakil Ketua Komisi D DPRD Ciamis Andang Irfan Sahara menilai Kabupaten Ciamis sudah layak memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), karena saat ini kasus Covid-19 terus naik.

“Diberlakukan PSBB tersebut agar masyarakat benar-benar menerapkan disiplin protokol kesehatan, karena selama ini banyak masyarakat yang masih mengabaikan pakai masker atau jaga jarak,” papar Andang Kamis siang (24/9).

Baca juga : Soal Dugaan Korupsi Mesin Finger Print di Ciamis, Begini Kata Kuasa Hukum PT Zein

Andang menyampaikan PSBB akan memasifkan gerakan 3 M: memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dan memperketat akses masuk dan keluar Ciamis.

“Sudah harus diperketat, berlakukan PSBB lebih baik dan efektif agar menekan penye­baran corona,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis H Yoyo dr MMKes mengatakan sejauh ini Ciamis belum bisa diberlakukan PSBB. Saat ini, pihaknya baru membentuk Satgas Covid-19.

“Namun yang jelas upaya kami memperketat protokol Covid-19 di Kabupaten Ciamis guna mencegah penularan lebih luas lagi,” paparnya.

Camat Sadananya Ir Tini Lastiniwati mengaku sejak ada warga yang terkonfirmasi Covid-19, pihaknya terus memperketat wilayah dan gencar menyosialisasikan penggunaan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan melalui DKM dan menggalakan razia warga yang tidak memakai masker.

“Selain kami juga membagikan masker kepada masyarakat setiap satu orang dua masker,” papar Tini.

Pihaknya juga kemarin memonitor empat objek wisata. Saat ini tempat-tempat wisata tersebut menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Termasuk, bagi warga yang masuk dari luar kota, pihaknya memberlakukan isolasi selama 14 hari dan jangan sampai berkeliaran. “Jadi kami semua perketat jangan sampai terulang ada yang kena lagi di Kecamatan Sadananya, “ paparnya.

Baca juga : Kasus Corona di Ciamis Terus Naik, 22 Orang Masih Diisolasi

Tokoh Masyarakat Ciamis Beni mengharapkan kepada Pemerintah Ciamis untuk memiliki ruang swab test yang hasilnya bisa cepat.

“Jangan sampai kalah dengan Pangandaran punya tempat swab test dan hasilnya bisa keluar cepat hanya dua jam. Bahkan dari Ciamis ASN juga banyak yang di-swab di Pangandaran, karena hasilnya cepat keluar. Untuk Ciamis menyayangkan masih tergantung kepada Jawa Barat, seharusnya sudah mengadakan ruangan dan alat lengkapnya seperti di Pangandaran, karena Ciamis kan sudah banyak yang terpapar, termasuk di Pemda Ciamis, “ ujarnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.