Tekan Sebaran Corona, Pemkab Garut Tambah Petugas Analis Laboratorium

87
0

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten Garut terus melakukan upaya dalam mempercepat pemeriksaan hasil tes swab. Dengan dipercepatnya pemeriksaan hasil tes swab ini, maka penyebaran Covid-19 akan terdeteksi secara dini.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengatakan, dalam mempercepat pemeriksaan hasil tes swab ini, pihaknya akan menambah petugas analisis di laboratorium.

Baca juga : 8 Alat Deteksi Tsunami Pantai Selatan Garut Rusak

“Upaya penambahan ini untuk peningkatan kapasitas petugas laboratorium dalam mengantisipasi dan menekan angka penyebaran Covid-19 di Garut,” katanya.

Ia menuturkan, Pemkab Garut sudah menyiapkan 30 petugas yang saat ini sudah terlebih dahulu diberi pelatihan keterampilan dalam melakukan tugasnya sebagai analis tenaga laboratorium.

Adanya petugas tambahan itu, kata dia, bisa meningkatkan kapasitas petugas laboratorium untuk menambah jumlah pemeriksaan hasil tes swab dalam rangka penanganan antisipasi penyebaran Covid-19.

“Dalam kondisi sekarang membutuhkan orang yang siap berjuang di garda depan dengan memiliki kemampuan khusus di bidang laboratorium,” katanya.

Ia berharap, seluruh elemen masyarakat berpartisipasi untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 dengan cara tidak berkerumun, selalu pakai masker, rajin cuci tangan dan tetap menjaga kesehatan.

Selama ini, kata dia, berdasarkan laporan di lapangan masih ditemukan kasus penularan Covid-19 sehingga petugas kesehatan di lapangan harus terus bekerja menelusuri dan memeriksa kondisi kesehatan masyarakat yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Dihubungi terpisah, Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penangan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya Rabu (30/9) sampai pukul 20.00, kasus positif di Kabupaten Garut ini terus mengalami peningkatan.

”Sampai kemarin (Rabu), ada penambahan empat orang yang positif hasil tracking tracing,” ujarnya.

Keempat orang itu, berasal dari tiga kecamatan yakni Cikajang, Sukawening dan Cilawu.

Dengan adanya penambahan ini maka total kasus positif di Kabupaten Garut mencapai 252 kasus.
Dari total kasus positif ini, 11 kasus isolasi mandiri, 59 kasus isolasi dan perawatan di RSUD dr Slamet Garut, 170 kasus sembuh dan 12 kasus meninggal dunia.

Baca juga : Pemkab Garut Dorong Ketahanan Pangan di Ponpes

Yeni menerangkan, dengan adanya penambahan kasus ini, pihaknya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, masyarakat juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang.
“Masyarakat juga jangan lupa melaksanakan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.