Telinga Berdenging, Awas Otitis

118
0
Istimewa. PAPARKAN. Dokter Elan Jaelani saat menjadi pembicara di salah satu seminar kesehatan beberapa waktu lalu.
Istimewa. PAPARKAN. Dokter Elan Jaelani saat menjadi pembicara di salah satu seminar kesehatan beberapa waktu lalu.

TASIK – Anda sering merasakan telinga berdenging? Waspada hal itu bisa saja gejala dari radang telinga atau otitis. Selain berdenging, radang telinga sering ditandai timbulnya rasa nyeri, telinga terasa penuh, atau mendadak tuli.

“Kalau sudah demikian mesti hati-hati, bisa jadi itu otitis atau radang telinga. Jenis radang telinga yang umum adalah otitis media, yaitu infeksi pada telinga tengah (dalam) serta otitis eksterna atau radang telinga luar,” ujar dr Elan Jaelani, salah satu dokter di Kabupaten Tasikmalaya.

Radang telinga dapat disebabkan oleh bakteri maupun virus yang mengendap di rongga telinga bagian luar, tengah serta dalam. Bisa juga diakibatkan oleh infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Gejala yang dirasakan biasanya rasa tidak nyaman dan sakit di telinga, bahkan kadang-kadang keluar cairan dari telinga.

“Pada radang telinga dalam biasanya diawali perasaan penuh dan telinga mampet. Biasanya juga disertai dengan demam atau peningkatan suhu tubuh,” ujarnya kepada Radar, Sabtu (28/12).

Elan menyebutkan, penyebab radang telinga yang paling sering adalah infeksi bakteri. Perlu diperhatikan juga bahwa infeksi telinga dalam sering disebabkan karena flu atau pilek yang lebih dari 3 hari dan tidak diobati, sehingga saluran telinga-hidung tersumbat oleh lendir dan terjadi peradangan atau infeksi dari hidung ke telinga.

Untuk pencegahannya, ujar dia, jangan sampai pilek lebih dari 3 hari terutama anak-anak, jadi harus segera diobati. Apabila gendang telinganya sudah bolong maka jangan sampai kemasukan air. Untuk telinga luar maka harus dijaga kebersihan telinga luarnya.

Ia menambahkan, kotoran telinga sebenarnya tidak perlu dibersihkan karena telinga mempunyai rambut yang bisa mendorong kotoran telinga supaya keluar, namun pada beberapa orang tidak bisa keluar sehingga kadang perlu tindakan untuk mengeluarkannya.

“Cara mengobatinya berbeda-beda, tergantung gejala yang dialami dan lokasinya. Segera konsultasikan dengan dokter,” katanya. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.