Tembakau dan Likuid Ilegal Beredar

131
0
PEMUSNAHAN. Kantor Pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya membakar barang bukti tembakau, rokok dan likuid vape ilegal, Selasa (26/3) RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

TAWANG – Tembakau, rokok dan likuid rokok elektrik (vape) ilegal masih diperjualbelikan di wilayah Priangan Timur. Namun, produk tanpa cukai itu tidak diketahui pabriknya.

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya memusnahkan 389.780 gram tembakau iris, 30.240 batang rokok dan 12.996 mili liter cairan likuid vape. Barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan selama 38 kali di 2018.

Kepala KPPBC Tasikmalaya Noviandi menerangkan, pihaknya masih saja menemukan produk-produk tanpa cukai di wilayah Priangan Timur, termasuk di Kota Tasikmalaya. Untuk likuid rokok elektrik upaya penindakan baru pertama kali dilakukan. “Karena penerapan cukai untuk vape baru 2018,” ujarnya saat pemusnahan barang bukti produk ilegal di kantornya, Selasa (26/3).

Sejauh ini, pihaknya sudah mengimbau para pedagang untuk tidak memperjualbelikan produk tanpa cukai. Namun, faktanya, barang-barang tersebut masih saja ditemukan. “Kita sering sosialisasi,” tuturnya.

Kabid Penindakan dan Penyidikan KKCP Kanwil Jawa Barat Bier Budi Kismulyanto menyatakan, pihaknya belum mengetahui produsen dari barang-barang tanpa cukai itu. Pasalnya, pada kemasan produk tidak disertakan perusahaan pembuatnya. “Kalau yang legal kan ada buatan mana, ini enggak,” ujarnya.

Loading...

Untuk produsen likuid vape yang konsumsinya pernah menjadi tren di masyarakat, salah satunya ada di Kota Tasikmalaya. Akan tetapi saat ini mereka sudah menerapkan cukai pada produknya. “Ada satu di Tasikmalaya, tapi itu sudah terdaftar,” katanya.

Analisis Bier, beberapa produk ilegal itu menempelkan cukai palsu. Biasanya pita cukai yang dipasang merupakan hasil cetak manual sehingga tidak menggunakan hologram. “Ada yang menyerupai hologram, tapi tetap kita punya alat pendeteksi keasliannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, KPPBC Tasik­malaya melakukan pemusnahan barang dengan cara dibakar. Simbolis dilakukan oleh beberapa perwakilan instansi di antaranya Polres Tasikmalaya Kota, Kodim 0612/Tasikmalaya, Brigif Raider 13/Galuh Kostrad, Kejaksaan Negeri Kota tasikmalaya, dan KPKNL Tasikmalaya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.