Tempat Wisata Rawan Penularan Covid-19, Ini Kata Wabup Garut..

27
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com
Loading...

TAROGONG KIDUL – Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman meminta masyarakat untuk tetap diam di rumah dan tidak berlibur ke tempat wisata.

Hal itu dilakukan, karena tempat wisata rawan menjadi  tempat penularan Covid-19 karena sulit menghindari kerumunan orang atau menjaga jarak, terutama saat musim libur tahun baru ini.

“Lebih baik diam di rumah, jangan pergi ke tempat wisata dulu. Di sana (tempat wisata) sangat rentan tertular Covid-19,” ujar Helmi kepada wartawan, Jumat (1/1).

Menurut dia, dengan pergi ke tempat wisata tanpa menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak, itu rawan tertular Covid-19.

Baca juga : Pemkab Garut Siapkan Rapid Test Antigen di 5 Objek Wisata

Loading...

“Jangan sepelekan virus corona ini, jaga kesehatan keluarga dari Covid-19 dengan tidak mendatangi kerumunan orang,” ujarnya.
Ia menuturkan Kabupaten Garut memiliki banyak objek wisata yang seringkali ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah pada musim libur.

Pada musim libur Tahun Baru 2021 ini, Helmi mengimbau wisatawan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, rajin cuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun untuk mencegah penularan Covid-19.

“Protokol kesehatan masih tetap diyakini efektif untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 ditambah imunitas harus terjaga,” katanya.

Ia mengungkapkan Kabupaten Garut berdasarkan hasil penilaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat merupakan zona merah penularan Covid-19, termasuk di dalamnya kawasan wisata.

Ia berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas, baik di luar rumah maupun di dalam rumah. Supaya keluarga terhindar dari virus corona. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.