Polisi Sudah Kantongi Identitas Satu Pemeran dan Penyebar

Temukan 50 Video di Hape Pelaku

72
0
PENJELASAN. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna ditemui di Kantor Bupati Garut Senin (19/8). yana taryana / rakyat garut

TAROGONG KIDUL – Polres Garut menargetkan seluruh pelaku yang terlibat dalam video porno tertangkap dalam waktu dekat ini. Hal tersebut dikatakan Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna.

“Target kami minggu depan semua pelaku bisa ditangkap, baik pemeran maupun penyebar video,” ujar kapolres kepada wartawan di Kantor Bupati Garut Senin (19/8). Kata dia, semua identitas pelaku sudah dikantongi. Sekarang tim sedang melakukan pengejaran terhadap salah satu pelaku yang diduga melarikan diri ke luar Garut.

Jika semua pelaku sudah tertangkap, lanjut dia, minggu ini Polres Garut akan segera merilis kasus tersebut. Mulai dari motif dan para pelaku akan dibeberkan ke publik. “Ini kan jadi sorotan masyarakat. Tentunya kami akan terbuka soal kasus ini,” katanya.

Pelaku penyebar video pun kini identitasnya sudah ditemukan. “Mudah-mudahan tidak jauh orang yang nyebarkannya,” kata dia.

Selain mengejar para pelaku, pihaknya juga memeriksa kesehatan para tersangka yang sudah diamankan. Sebab diindikasikan salah satu tersangka berinisial A mengidap HIV. “Kami cek kesehatan dua tersangka ini (B dan V), hasilnya negatif. Kalau tersangka A hasil pemeriksaannya belum keluar, diperkirakan besok atau Rabu,” ujarnya.

Budi mengatakan tersangka A selain diindikasi mengindap HIV juga menderita stroke, sehingga tidak bisa beraktivitas. Maka dari itu pihaknya belum bisa menahan aktor utama pemeran video “aksi” tiga pria dengan seorang wanita tersebut.

Sementara itu, berdasarkan hasil penyidikan sementara, ditemukan sebanyak 50 video porno dari ponsel milik tersangka A, yang merupakan mantan suami V itu. “Kami hanya masukkan satu atau dua video (dalam penyidikan). Yang tren hanya dua video sesuai laporan aduan masyarakat saja. Yang lain hanya jadi pelengkap saja,” ujarnya.

Tersangka V Dikenal Pendiam dan Berprestasi

BANYAK warga tidak menyangka dengan kasus video porno yang melibatkan tersangka V (19). Pasalnya warga terutama mantan tetangganya melihat perilaku V ketika masih sekolah santun dan sedikit pendiam.

“Awal mengetahuinya video itu saya syok. Tidak menyangka bisa seperti ini kelakuan bekas tetangga saya ini,” ujar Rh (35) warga Tarogong Kidul kepada Rakyat Garut, Senin (19/8).

Dia mengenal tersangka V dari mulai masih duduk di bangku sekolah. Ketika masih pelajar, tersangka masuk siswi yang mempunyai prestasi di sekolahnya. “Waktu kecil sering main ke rumah, anaknya ramah juga,” katanya.

Dia tidak mengetahui kehidupannya ketika remaja, karena bersama orangtuanya pindah rumah kontrakan. “Saya tahu sekolahnya juga sampai SMP,” ujarnya.

Terpisah, Ys (25), rekan panggung tersangka mengaku kaget dengan kasus yang membelit temannya tersebut. Menurut dia, saat manggung dirinya mengenal tersangka se­dikit pendiam dan tidak neko-neko. “Kadang waktu mang­gung juga sering pake ke­rudung,” katanya.

Meski begitu, kata dia, dirinya tidak mengetahui kehidupan keluarganya secara utuh. Dia hanya bertemu ketika ada undangan untuk bernyanyi di panggung. “Suaranya juga sangat bagus,” ujarnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.