Temukan Enam Kades sebagai Pengurus Parpol

124
0

SINGAPARNA – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tasikmalaya menemukan ada enam kepala desa (kades) yang menjadi pengurus partai politik. Mereka menjadi pengurus mulai tingkat ranting, kecamatan sampai kabupaten.
Ketua Panwaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda mengatakan enam kepala desa itu berada di Kecamatan Culamega, Leuwisari, Cigalontang, Sodonghilir, dan Sukaraja.
Dodi menjelaskan, data tersebut sudah sangat valid dengan surat keputusan (SK) partai politik yang mereka pegang termasuk hasil cross check di lapangan oleh Panwascam Bahkan SK tersebut dikeluarkan pada 2017. Jumlah tersebut masih bisa bertambah, mengingat pendataan dan sinkronisasi data dengan SK parpol sedang berjalan. “Tidak menutup kemungkinan masih banyak kepala desa yang terlibat menjadi pengurus parpol. Kemudian data ini harus menjadikan bahan dasar bagi pemkab untuk segera bertindak,” terangnya.
Panwaslu meminta Pemkab Tasikmalaya untuk segera menyelesaikan kepala desa yang terlibat menjadi pengurus partai politik. Karena dalam waktu dekat ini akan digelar hajat demokrasi lima tahunan baik Pilgub, Pilpres dan Pileg. Sehingga pada saatnya nanti kepala desa sudah steril dari pengurus partai politik. Karena sudah jelas dalam Undang-Undang Republik Indonesia No 6 tahun 2014 tentang Desa pasal 29 bahwa kepala desa dilarang menjadi pengurus partai politik. Baik pengurus kabupaten kecamatan maupun ranting. Kalau afiliasi sah-sah saja intinya tidak menjadi kepengurusan.
Kemudian pada Pasal 30 kepala desa yang melanggar larangan sebagaimana pasal 29 mendapatkan sanksi berupa teguran lisan dan atau teguran tertulis. Dalam hal sanksi administratif tersebut tidak dilaksanakan dilakukan pemberhentian sementara dan dapat dilanjutkan dengan pemberhentian total. (yfi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.