Tenang.. Reward untuk Tenaga Medis Masih Dihitung

113
0
MASIH DIGODOK. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih memberikan keterangan usai rapat dengan Forkopimda belum lama ini. Terkait reward tenaga medis, wali kota mengaku masih menghitungnya. Cecep herdi / radar tasikmalaya

BANJAR – Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengaku tengah menghitung kebutuhan untuk reward tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 di Kota Banjar.

Reward itu, kata dia, sebagai ungkapan terima kasih Pemerintah Kota Banjar dan masyarakat terhadap tenaga medis yang berjuang di garda terdepan menangani pasien Covid-19.

Baca juga : Wali Kota Banjar dan Kapolres Tinjau KWT

Seperti diketahui, dari 7 pasien Covid-19 asal Kota Banjar yang terkonfirmasi positif, sebanyak 6 di antaranya sembuh dan dikembalikan ke rumahnya masing-masing.

“Nanti ya (reward untuk tenaga medis, Red), lagi dihitung-hitung dulu,” kata Ade Uu Jumat (12/6).

Sebelumnya, wali kota sempat menyatakan bakal memberikan reward bagi tenaga medis yang berjuang menangani dan melakukan tindakan terdahap pasien Covid-19.

Namun hingga perpanjangan PSBB jilid ketiga dan kasus positif Covid-19 nihil, reward yang dijanjikan belum diterima para tenaga medis.

“Kita berharap ditahap anggaran berikutnya bisa direalisasikan karena memang dalam pandemi Covid-19 ini, tenaga medis menjadi profesi paling rentan karena kontak langsung dengan pasien positif dalam penanganannya. Masyarakat juga menyampaikan banyak terima kasih dan apresiasi atas kerja keras tenaga medis mulai dari perawat, dokter dan tenaga medis pendukung lainnya yang berkorban demi menangani para pasien,” ujar Pemerhati Pemerintah Kota Banjar Sidik Firmadi.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dr dr H Herman Sutrisno MM mengatakan untuk reward tenaga medis bisa dianggarkan dari anggaran Covid-19.

“Kalau nggak salah bisa diberi reward sesuai Inmendagri nomor 1 dan SKB 2 menteri. Tinggal Direktur RSUD mengajukan RKB ke Gugus Tugas. Bisa dialokasikan dari BTT. Kalau nggak salah Depkes juga mengalokasikan untuk reward tenaga medis dan paramedis. Tinggal direktur mengajukan,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjar Tri Pamuji mendorong adanya reward untuk para petugas medis yang secara langsung menangani pasien Covid-19.

Baca juga : Kepsek & Bendahara SMPN di Kota Banjar Ditangkap Polisi, Diduga Pungli Uang Perpisahan

Bahkan kalau memungkinkan, kata dia, bagi semua tim yang terlibat dalam penanganan percepatan Covid-19, walau dalam bentuk yang berbeda.

“Jika sampai sekarang belum terealisasi sesuai janji wali kota, tentu timbul pertanyaan apakah reward tersebut tidak masuk dalam perencanaan peng­gunaan anggaran percepatan penanggulangan Covid-19 di Kota Banjar atau ada permasalahan dalam realisasi­nya,” kata Tri Pamuji. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.