Tengkorak itu Ternyata Janda yang Dibunuh Pacarnya

1716
0

MANGUNREJA – Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya dan Polsek Cigalontang, akhirnya berhasil mengungkap identitas tengkorak yang ditemukan di perkebunan warga di Cikupa, Sirnagalih Cigalontang, beberapa waktu lalu, (20/6).

Belakangan diketahui tengkorak berjenis kelamin perempuan tersebut teridentifikasi bernama Rosita (21) asal Kampung Randupurung Desa Sukasenang Kecamatam Bayombong Kabupaten Garut. Rosita diketahui seorang janda beranak satu.

Plh Kapolres Tasikmalaya, AKBP Sunarya SIK mengatakan, pengungkapan terhadap penemuan mayat perempuan di Cigalontang, berawal adanya laporan dari Ai Rita (49) warga Randupurung Desa Sukasenang Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut yang kehilangan anaknya.

“Warga itu mendatangi Polres Tasikmalaya, kemudian mencocokan ciri-ciri anaknya yang hilang dengan kerangka mayat perempuan yang ditemukan. Ternyata ciri-ciri yang diungkapkan Rita, sesuai dengan hasil otopsi pihak kepolisian terhadap kerangka jasad tersebut,” ujar Sunarya, saat memimpin gelar perkara di Mako Polres Tasikmalaya kepada radartasikmalaya.com, Rabu (7/ 8 ).

Setelah penemuan mayat perempuan itu, terang dia, polisi langsung menyebar informasi melalui media sosial dan pemberitaan yang meluas. “Ya ini hasilnya, ada keluarga dari Garut yang melaporkan kehilangan anak. Waktu pencocokan ciri-ciri ternyata cocok,” terangnya.

Setelah mengantongi identitas korban, lanjut dia, anggota Satreskrim langsung mengumpulkan informasi lebih dalam, melakukan penyelidikan kemudian menyimpulkan mayat tersebut adalah korban pembunuhan.

Kemudian, anggota bergerak mencari pelaku pada akhirnya kecurigaan mengarah pada Pelaku Suwarno Jumintun (43) asal Kampung Cigandok Desa Karyamekar Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut yang merupakan pacar korban.

“Kita dapat informasi dari keluarga nya bahwa korban sempat dekat dengan seorang pria. Akhirnya kita mengarah kepada pelaku Suwarno alias Bayu yang sempat menjalin hubungan dengan Rosita. Kita tangkap pelaku di rumahnya di Cilawu, Selasa Kemarin (6/8), karena pelaku sebelumnya sempat keluar kota dan kita intai terus,” bebernya.

Sunarya menjabarkan, pelaku mengakui telah menghabisi nyawa pacarnya itu karena terbakar api cemburu.

Sebab korban kedapatan pelaku sering menelepon dan SMS-an dengan pria lain. Suwarno membunuh kekasihnya yang dikenal melalui Radio itu dengan cara dicekik hingga tewas.

“Korban sempat dibawa main ke Cigalontang, ternyata pelaku merencanakan untuk membunuhnya. Suwarno terbakar api cemburu karena saat keduanya bertemu, rosita mendapatkan telepon dari laki-laki yang merupakan mantan suaminya,” paparnya.

Sunarya menambahkan, keduanya merupakan pasangan kekasih. Jadi si pelaku ini terbakar api cemburu. Motifnya itu asmara sehingga gelap mata dan menghabisi Rosita dengan cara dicekik.

“Setelah tewas pelaku meninggalkan begitu saja mayat korban di kebun di Cigalontang, hingga akhirnya diketahui warga,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Pribadi Atma SPd MH menambahkan pelaku sudah punya dua istri, ketika menjalin asmara dengan korban.

“Pelaku seorang pedagang jualan balon. Sedangkan korban adalah janda beranak satu,” tuturnya.

Pelaku dijerat pasal 340 KUH pembunuhan berencana, pasal 351 tentang penganiayaan mengakibatkan nyawa seseorang melayang dan 353 pencurian barang sampai menimbulkan korban. Pelaku diancam 20 tahun penjara dan maksimal hukuman mati. “Pelaku ini setelah membunuh membawa kabur motor, gelang dan handphone korban. Namun belum sempat di jual,” jelas Pribadi.

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.