Terapkan Sistem Penjaminan Mutu

251
0
PELATIHAN. Ading Mulyadi MPd (depan) memberikan pelatihan penggunaan aplikasi PMP kepada tenaga kependidikan di Kompleks Perkantoran Aula Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Rabu (17/7). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Tim Penjamin Mutu Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) di Kompleks Perkantoran Aula Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Rabu-Jumat (17-19/7). Pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Tim Penjamin Mutu Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya tersebut terdiri dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) serta operator semua tingkatan pendidikan.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dr H Dadang Yudhistira SH MPd mengatakan, pelatihan yang digelar Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat ini bertujuan untuk memandu tenaga pendidik dalam pengisian instrumen pemetaan mutu melalui aplikasi PMP.

“Penggunaan aplikasi PMP ini sebagai pemetaan mutu dalam mencapai 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP),” katanya. Setelah mendapatkan pelatihan, diharapkan sekolah binaan melakukan proses pendataan mutu pendidikan secara valid.

Ia mengatakan, pelatihan ini penting dalam pemenuhan 8 SNP sesuai dengan Permendikbud 28 tahun 2016. “Jika sekolah mengisi data pemetaan mutu tidak valid, akibatnya rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) yang dibuat tidak tepat,” ujar dia.

Ia berharap, tidak terjadi lagi pemetaan mutu pendidikan yang tidak valid. “Harapannya aplikasi PMP ini bisa menghasilkan rapor mutu sekolah yang detail, tepat dan benar,” harapnya.

Fasilitator LPMP Jawa Barat Ading Mulyadi MPd mengatakan, untuk memetakan mutu pendidikan daerah, maka seluruh sekolah binaan diharuskan mengirimkan data mutu pendidikan melalui aplikasi PMP. Pengisian instrumen data pemetaan mutu ini sebagai salah satu responden dari unsur pengawasan sekolah.

“Pemetaan mutu ini merupakan tahap awal yang sangat penting dalam melihat kelebihan dan kelemahan pendidikan di Kota Tasikmalaya,” katanya.

Makanya, kata ia, dalam pengisian aplikasi PMP harus dilakukan dengan baik dan benar. “Kalau rapor mutu pendidikan salah, nantinya juga berdampak kesalahan analisis dan tindakan dalam memperbaiki kelemahan pendidikan,” jelasnya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.