Terbukti, Kasatpol-PP Kabupaten Tasik Divonis Denda Rp4 Juta

54
0
SIDANG PUTUSAN. Sidang putusan atau vonis dengan terdakwa Kasatpol-PP Iwan Ridwan digelar secara daring atau virtual, Senin (8/2/2021). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

MANGUNREJA – Sidang dengan agenda putusan atau vonis dugaan pelanggaran netralitas ASN oleh terdakwa Kasatpol-PP Kabupaten Tasikmalaya Iwan Ridwan di Pengadilan Negeri (PN) Tasikmalaya sudah digelar, Senin (8/2/2021).

Majelis hakim Pengadilan Negeri Tasikmalaya menjatuhkan vonis denda sebesar Rp 4 juta dengan subsider kurungan penjara tiga bulan kepada Kepala Dinas Satpol-PP Kabupaten Tasikmalaya Iwan Ridwan yang terbukti melanggar pasal 188 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

Jalannya persidangan dilaksanakan virtual yang dilakukan di tiga tempat. Yakni majelis hakim di PN Tasikmalaya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya dan di tempat terdakwa bersama kuasa hukumnya.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Rizal Sanusi mengatakan, vonis sudah dijatuhkan terhadap terdakwa perkara pelanggaran netralitas ASN atas terdakwa Kasatpol-PP oleh PN Tasikmalaya.

“Yang amarnya denda Rp 4 juta, apabila tidak dibayar diganti dengan sanksi kurungan tiga bulan. Majelis hakim PN Tasikmalaya menjatuhkan vonis tersebut karena terdakwa melanggar pasal 188 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

loading...

Menurutnya, atas putusan atau vonis majelis hakim PN Tasikmalaya tersebut, kuasa hukum terdakwa menyatakan sikapnya dengan pikir-pikir terlebih dahulu.

“Kalau kita jaksa menerima putusan hakim tapi untuk selanjutnya masih menunggu sikap dari kuasa hukum apakah upaya hukum banding atau tidak terhadap putusan hakim,” ujarnya, menjelaskan.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Donni Roy Hardi SH menjelaskan, setelah putusan atau vonis dijatuhkan oleh hakim PN Tasikmalaya, tinggal selanjutnya menunggu upaya hukum banding atau tidak dari terdakwa termasuk kuasa hukumnya.

“Dengan diberikan waktu atas sikap kuasa hukumnya yang menyatakan pikir-pikir terlebih dahulu terhadap hasil keputusan vonis terhadap kliennya atau terdakwa Kasatpol-PP Kabupaten Tasikmalaya,” ucapnya, menambahkan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Bambang Lesmana Kuasa Hukum Terdakwa Kasatpol-PP Kabupaten Tasikmalaya Iwan Ridwan tidak mengangkat telpon dan membalas pesan WhatsApp. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.