Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.4%

83.5%

5%

0.5%

9.5%

Terciduk ! Satu Wanita dan 3 Pria Sekamar

260
0
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA INTEROGASI. Kapolsek Mangkubumi Ipda Agus Fredi menanyai AA (20), NY (21), Her (20) dan DM (20) yang terjaring razia di kamar hotel, Minggu dini hari.

TASIK – Satu wanita berinisial AA (20) dengan tiga pria NY (21), Her (20) dan DM (20) terjaring razia di kamar hotel saat Polsek Mangkubumi melakukan operasi Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) pada Minggu dini hari (4/1). Mereka berdalih kehabisan bensin sehingga memilih istirahat di hotel.

Hal itu bermula ketika Polsek Mangkubumi melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat). Polisi menemukan ke empat muda-mudi itu dalam salah satu kamar hotel yang berada di wilayah Kecamatan Mangkubumi.

DM mengungkapkan dirinya berasal dari Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya dan datang ke Kota Tasik untuk menonton sebuah acara musik. Akan tetapi acara tersebut tidak ada sehingga mereka berniat untuk kembali pulang. “Dapat informasi dari Whatshapp katanya ada acara, tapi tidak ada,” ungkapnya kepada Radar.

Namun dalam perjalanan pulang, sepeda motor Her kehabisan bensin dan akhirnya memilih untuk beristirahat di hotel. DM berdalih tidak tahu lokasi SPBU yang masih buka dan akhirnya mereka pun menyewa kamar hotel. “Enggak tahu beli bensin dimana,” katanya.

AA satu-satunya perempuan di kamar itu mengaku mau ikut karena diajak oleh DM, kekasihnya. Saat ditanya kekhawatirannya sekamar dengan pria di dalam hotel, perempuan bercat rambut pirang itu hanya diam saja.

Kapolsek Mangkubumi Ipda Agus Fredi menjelaskan dalam operasi KKYD itu pihaknya mengamankan  5 pasangan non muhrim di dua hotel yang berbeda. Selain itu polisi juga mendapati beberapa botol minuman keras dari salah satu penghuni kamar. “Semuanya kita amankan, kita data dan kita beri pembinaan,” tuturnya.

Operasi tersebut merupakan salah satu upaya kepolisian dalam menjaga kondusivitas masyarakat. Pihaknya tidak ingin wilayah hukumnya dijadikan tempat untuk berbuat hal-hal yang negatif. “Kita juga membubarkan anak-anak remaja yang masih nongkrong setelah lewat tengah malam,” tandasnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.