Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Tergeletak Pun Dianggap Pura-Pura

107
0

LEVEL kebintangan Neymar berbanding lurus dengan level kebencian yang didapatkannya. Ketika pemain 26 tahun itu tergeletak di lapangan pada menit ke-77 Senin (26/2) lalu di Parc des Princes, kapten Marseille Dimitri Payet menganggap mantan pemain Barcelona itu melakukan drama.

Insiden itu terjadi ketika Neymar berebut bola dengan gelandang Marseille Bouna Sarr. Kapten timnas Brasil itu jatuh, mengerang kesakitan, sambil memegang engkelnya.
“Katakan kepada Neymar untuk tenang atau kamilah yang akan membawanya keluar lapangan,” klaim radio Prancis RMC Sport soal ucapan Payet kepada wasit Benoit Bastien.

Pertandingan antara Paris Saint-Germain (PSG) versus Marseille yang bertajuk Le Classique itu memang membuat para pemain gampang naik darah. Catatan kartu kuning yang dikeluarkan wasit Bastien di laga tersebut mencapai 11 kartu kuning. Enam buat pemain PSG dan lima buat Marseille.

Sebelum Payet yang emosional, bek kiri Marseille Jordan Armavi juga menuduh Neymar sebagai pemain gampang jatih. “Kami bermain biasa saja namun sepertinya dia sengaja mencari kesalahan,” kata Armavi seperti diberitakan Mirror.

Menurut catatan Whoscored di ajang Ligue 1, Neymar adalah pemain dengan angka dilanggar tertinggi. Mantan pemain Santos itu diganjal oleh lawan rata-rata 5,2 kali per laga.

“Dia (Neymar, Red) akan menunggu kita berada di dekatnya, kemudian ketika ada sentuhan dia membiarkan dirinya jatuh sedang bola terus berjalan. Semua orang tahu kalau itu (berpura-pura jatuh, Red) adalah talentanya,” ucap Armavi.

Kapten PSG Thiago Silva mengecam keras atas respon lawan-lawannya di Le Classique Senin (26/2) lalu itu. “Ucapan Payet sungguh tak tahu malu. Dia berkata kalau ingin menyakiti pemain lain, ini seperti bukan sepak bola,” ujar Payet. (dra/jpg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.