Tergerus Longsor, Rumah Dikosongkan

38
ISTIMEWA GOTONG ROYONG. Warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup jalan desa di wilayah Kecamatan Panawangan, Minggu (10/2).

PANAWANGAN – Longsor terjadi di beberapa desa di Kecamatan Panawangan, Minggu (10/2). Longsoran tanah itu menutup jalan-jalan desa dan menggerus dua rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam yang sejak beberapa hari ke belakang menimbulkan kecemasan.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah Ciamis utara Dimas Adrianto menerangkan longsor itu terjadi di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Panawangan. Pertama, longsor tebing setinggi 10 meter dan lebar 8 meter menutup badan jalan di Desa Natanegara. Kedua, longsor sepanjang 7 meter dan lebar 6 meter menutup jalan di Desa Cinyasag.

“Beruntung longsor tidak sampai menimpa keseluruhan jalan sehingga masyarakat bisa mengatasinya dengan gerakan gotong royong dan pada Minggu siang sudah bisa dievakuasi dan jalan lancar,” kata Dimas.

Di lokasi ketiga, longsor menggerus halaman dua rumah milik Dedi (45) dan Iin Saripudin (47) di Dusun Cibogor RT 08 RW 01 Desa Panawangan. Mereka pun sudah mengosongkan rumahnya. “Semua kejadian longsor di wilayah Panawangan memang akibat hujan lebat tidak berhenti sejak Sabtu sore sampai malam,” ujarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Ani Supiani menyebutkan hujan lebat yang disertai angin kencang telah menimbulkan banyak bencana di Ciamis seperti banjir, pohon tumbang dan longsor. “Kami imbau masyarakat selalu waspada, terutama rumah yang dekat dengan tebing-tebing perlu diwaspadai,” tutur dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.