Terhanyut ke dalam Stori Cut Nyak Dhien Drama Monolog Sha Ine Febriyanti

138
EMOSIONAL. Aktris Sha Ine Febriyanti memerankan drama monolog Cut Nyak Dhien di Gedung Kesenian Tasik (GKT) Kompleks Olahraga Dadaha, Rabu (11/7) malam.

DADAHA – Pentas drama monolog Cut Nyak Dhien yang diperankan aktris Sha Ine Febriyanti di Gedung Kesenian Tasikmalaya (GKT), Rabu (11/7) sekitar pukul 19.00 mampu menghanyutkan emosi penonton.

Monolog berdurasi sekitar 45 menit itu diiringi alunan musik cello yang dimainkan Yasin Burhan. “Pertunjukan Sha Ine memang syarat emosional,” ujar salah seorang pengunjung yang juga praktisi seni Hendra Rusthandi.

Penonton lainnya, Indri Randini (22) menuturkan hal serupa. Penampilan aktris yang akan memerankan karakter Nyai Ontosoroh di film Bumi Manusia buatan sutradara Hanung Bramantyo itu mampu menenggelamkan penonton ke dalam cerita Cut Nyak Dhien. “Bukan sebatas deskripsi. Tetapi kita diajak merasakan dan seolah berada pada kondisi di saat penjajah menyerang di Tanah Aceh,” ungkapnya.

Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) Bode Riswandi mengatakan apresiator monolog Cut Nyak Dhien itu tidak hanya berasal dari Tasikmalaya.

Tetapi juga ada dari Ciamis, Pangandaran, dan Garut bahkan ada dari Purwokerto Jawa Tengah. “Ini kota ke-6 yang dipercaya untuk penyelenggaraan 10 kota dalam tour teater monolog ini. Alhamdulillah apresiator dari berbagai daerah turut hadir,” terangnya.

Bode menjelaskan sejak 27 April lalu drama monolog ini dimulai dari Gianyar Bali berlanjut ke Solo, Surabaya, Kudus, Tasikmalaya, Bandung, Medan, Padang, dan berakhir di Padang Panjang. Panitia Kota Tasik melalui Beranda 57 dipercaya menjadi penyelenggara lokal dalam menyukseskan pertunjukan itu.

“Semoga apresiator dapat mengambil hikmah, pesan atau terinspirasi dari teater ini. Khusus kaum perempuan, bisa tahu bagaimana power seorang Cut Nyak Dhien dalam perannya memperjuangkan bangsa,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, diselenggarakan juga workshop dan diskusi bagi para apresiator untuk berdialog langsung dengan tim pertunjukan. “Saya berterima kasih kepada semua yang hadir. Kemudian Beranda 57 dan Bode Riswandi yang membantu kami mempersiapkan sajian teater malam ini,” singkat Sha Ine Febriyanti menutup pertunjukan. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.