Terjadi 66 Kebakaran

32
0
ISTIMEWA RUMAH TERBAKAR. Rumah milik Tarlan Sutarlan (56) di Dusun Margamulya Desa Karangpaninggal Kecamatan Tambaksari terbakar Senin (9/9) malam.

CIAMIS – Terjadi 66 kebakaran di Kabupaten Ciamis sejak Januari hingga Selasa (10/9). Kasus kebakaran tersebut tercatat di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran.

Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran UPTD Damkar Kabupaten Ciamis Junjun Ahmad Junaedi menjelaskan 66 kebakaran itu melanda bangunan dan lahan. Penyebabnya mulai korsleting listrik, tungku rumah dan pabrik hinga puntung rokok yang dibuang sembarangan. Untuk korban jiwa, kata dia, tidak ada. Sementara total kerugian, sampai saat ini, pihak Damkar masih melakukan penghitungan.

Terbaru, pada Senin hingga Selasa (9-10/9), kata Junjun, ada dua kebakaran. Senin pada pukul 23.15, pihaknya menerima laporan bahwa rumah milik Tarlan Sutarlan (56) Dusun Dusun Margamulya RT 01/01 Desa Karangpaninggal Kecamatan Tambaksari terbakar.

“Penyebab kebakaran kita ketahui dugaannya korsleting listrik sehingga rumah permanen hangus terbakar untuk korban jiwa tidak ada, karena penghuni rumah keburu menyelamatkan diri,” kata Junjun kepada Radar.

Kebakaran lainnya terjadi Selasa sekitar pukul 10.00. Tungku pengolahan kayu di Dusun Cibaregbeg RT 19/09 Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing terbakar. Percikan api bersumber dari mesin pemotong kayu.

Kebakaran di pabrik pengolahan kayu itu bermula saat para pekerja mengoperasikan mesin gergaji pemotong kayu. Tiba-tiba ada kayu tersangkut di mesin tersebut hingga menimbulkan percikan api. Api tersebut kemudian tersedot blower.

“Awalnya tidak terlihat api akan membesar bahkan kondisi sudah dinyatakan aman oleh pihak perusahaan, namun setelah dicek kembali pada pukul 11.30 ternyata percikan api tersebut masuk pada saluran silo (tempat pembuangan serbuk gergaji, Red), hingga api membesar dan membakar ruangan tersebut. Kami dari UPTD Pemadam Kebakaran dan bersama BPBD yang dapat laporan ke lokasi. Api bisa baru tertangani padam sore harian. Aman tidak ada korban jiwa,” kata dia.

Soal kebakaran hutan atau lahan, kata dia, umumnya berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. “Ada yang kelalaian membuang puntung rokok sembarangan,” kata dia menjelaskan.

UPTD Damkar Kabupaten Ciamis, ujar Junjun, telah melakukan koordinasi dan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan kabupaten dan kota tetangga. Penanganan kebakaran di Kecamatan Cimaragas atau Lakbok, penanganannya bisa oleh Damkar Kota Banjar.

“Kalau di Banjarsari terdekatanya dengan Kalipucang ditangani oleh Banjar atau Pangandaran. Begitu juga mereka yang Tasikmalaya juga bisa ditangani oleh Ciamis. Jadi kita saling koordinasi dan saling menangani dan mengisi,“ kata dia membeberkan. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.