Pakar Akan Mengkaji Lagi Regulasi ASN

Terjerat Kasus, Enam ASN Masih Terima Gaji

33

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Enam aparatur sipil negara (ASN) atau PNS yang akan diberhentikan secara tidak hormat, karena terjerat kasus yang berkaitan dengan jabatan, masih mendapatkan gaji dan tunjangan sebagai pegawai negeri sipil. Meskipun beberapa diantaranya terlibat kasus dan mendapat putusan dari pengadilan sejak 2016 dan sudah menjalani hukuman penjara.

Menurut praktisi hukum di Kota Banjar Edis Gunawan, hak gaji dan tunjangan enam ASN itu masih bisa diterima selama belum ada pemberhentian. ”Sejak diberhentikan saja hak-hak selaku ASN hilang. Itu sesuai aturan yang sudah ada yakni UU Nomor 8 tahun 1974 dan PP nomor 32 tahun 1979,” katanya Minggu (28/10).

Namun, kata dia, untuk menentukan apakah putusan pengadilan atas kasus yang membelit enam ASN itu apakah menghilangkan hak-hak mereka, Edi mengaku harus membedah kembali aturan tadi.

”Undang undangnya harus diuji kembali sebagai dasar pemerintah Kota Banjar menentukan apakah seluruh ASN itu harus mengembalikan gaji dan tunjangan mereka ke negara atau tidak. Apakah hak-hak selaku PNS dalam artian gaji atau bentuk keuangan dapat hilang saya juga belum bisa jelaskan. Harus lihat regulasinya lagi,” kata Edis.

Sebelumnya Sekda Kota Banjar Rd H Ade Setiana MPd mengungkapkan sebanyak enam ASN di lingkup Pemerintah Kota Banjar akan diberhentikan karena tersandung kasus hukum yang berkaitan dengan jabatan. Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) itu tinggal menunggu surat keputusan ditandatangani oleh Wali Kota Banjar.

”Hasil rapat koordinasi dan sesuai Undang-Undang ASN akhirnya enam orang ASN itu akan diberhentikan dari statusnya sebagai pegawai negeri. Surat keputusan pemberhentiannya tinggal menunggu ditandatangani Wali Kota,” ujarnya. (cep)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.