Terjerat Narkoba, ASN Warga Simpanglima Garut Diringkus Polisi

120
0
Ilustrasi
Loading...

KARAGPAWITAN – Satuan Reserse Narkoba Polres Garut menangkap seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) di rumahnya Jalan Otista, tepatnya di sekitar Bunderan Simpanglima Kelurahan Sukagalih Kecamatan Tarogong Kidul beberapa waktu yang lalu.

Oknum ASN berinisial TA (56) ditangkap karena kedapatan memiliki dan mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dan tembakau gorila.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya sabu-sabu seberat 0,46 gram, tembakau sintetis seberat 4,16 gram serta satu buah handphone.

Kasubag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat mengatakan oknum ASN yang ditangkap mempunyai jabatan sebagai kepala seksi di salah satu dinas di Pemkab Garut.

“Kami tangkap karena terbukti melanggar hukum, yakni menyalahgunakan narkoba,” ujarnya. Saat ini, oknum ASN yang tinggal di Kelurahan Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul itu sudah ditahan di Mapolres Garut.

loading...

Baca juga : Kini, Kasus Covid-19 di Garut Didominasi Kluster Perkantoran

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Garut AKP Maolana menambahkan penangkapan TA merupakan hasil pengembangan dari kasus yang sama. Sebelumnya, pihaknya mengamankan seorang warga berinisial Y yang merupakan warga Kecamatan Kadungora.

“Sebelumnya kita mengamnakan tersangka Y di kawasan Kadungora. Dari sinilah kita kemudian melakukan pengembangan penyelidikan sehingga muncul nama TA yang ternyata seorang ASN di Pemkab Garut yang tak lama kemudian juga langsung kita amankan,” kata Maolana.

Selain Y, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya berupa sabu-sabu. Berdasarkan keterangan tersangka Y, barang tersebut sebagian telah dijualnya ke TA, sehingga petugas melakukan pengembangan penyelidikan dan berupaya memburu TA.

“Berangkat dari keterangan tersangka Y itulah kami kemudian melakukan pengembangan penyelidikan yang pada akhirnya kami mengamankan tersangka TA saat tengah nongkrong di kawasan Jalan Otista,” ucapnya.

Saat ini, tambah dia, keduanya ditahan di Mapolres Garut dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, keduanya dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 4 tahun sampai seumur hidup. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.