Terlalu Lama Duduk Picu Ambeien

18
0
dr Ardian Pratama Saputra Dokter Umum Puskesmas Pangandaran
dr Ardian Pratama Saputra Dokter Umum Puskesmas Pangandaran

PANGANDARAN – Orang yang sudah masuk usia dewasa tentu harus waspada dengan penyakit wasir atau yang populer disebut ambeien. Pasalnya penyakit ini rentan diderita oleh orang yang berusia 31 tahun ke atas.

Dokter Umum Puskesmas Pangandaran dr Ardian Pratama Saputra mengatakan ambeien atau dalam istilah medis disebut hemmorhoid merupakan suatu gejala pelebaran pembuluh darah, biasanya ditandai dengan munculnya benjolan di lubang anus.

”Jika ada benjolan itu, biasanya akan menimbulkan pendarahan terutama saat buang air besar, karena ada gesekan dengan kotoran yang dikeluarkan” ujarnya kepada Radar saat ditemui di ruang kerjanya Sabtu (3/8).

Jika terlalu lama dan sering mengejan saat buang air besar, menurut dia, juga bisa menyebabkan gejala ambeien. ”Posisi saat buang air besar yang sangat dianjurkan adalah posisi di mana tidak ada tekanan terlalu besar di bagian perut, bisa menggunakan toilet duduk dengan kaki bisa diangkat sedikit,” jelasnya.

Ada empat fase timbulnya gejala ambeien. Pertama, ada benjolan dan tidak terlalu besar, tahap ini biasanya masih dianggap wajar.

”Kemudian di fase kedua akan muncul sebuah benjolan, kemudian ada pendarahan atau tidak dan biasanya orang masih menyepelekan pada tahap ini,” terangnya.

Pada fase ketiga muncul benjolan yang cukup besar dan harus dimasukan sendiri. ”Jadi benjolan ini harus dimasukan oleh bantuan tangan dan biasanya orang–orang mulai melakukan pemeriksaan,” katanya.

Pada stadium akhir akan muncul benjolan yang besar dan tidak bisa dimasukan ke dalam, kemudian terjadi pendarahan. ”Benjolan ini jelas harus dioperasi,” ujarnya.

Menurutnya, penderita ambeien stadium akhir akan merasakan sakit yang luar biasa, aktivitas mereka juga akan semakin terbatas.

”Pengobatanya juga akan terasa berat dan menyakitkan, apalagi kalau harus di operasi di bagian anus,” terangnya.

Ia mengatakan, seseorang dengan pola makan yang tidak teratur dan kurang mengonsumsi makanan berserat, biasanya beresiko terkena ambeien.

”Padahal dari Sekolah Dasar (SD) kita sudah diajarkan makan empat sehat lima sempurna, tapi kenyataannya banyak orang yang justru suka makan gorengan dibanding sayuran,” terangnya.

Menurut Ardian, Terlalu lama duduk dan berdiri juga beresiko terkena penyakit ambeien. Kebiasaan ini membuat pembuluh darah menjadi kaku.

”Pada saat terjadi tekanan pembuluh darah di perut, lalu dipakai mengejan, itu sangat riskan terjadinya benjolan,” ucapnya.

Penemuan terbaru, lanjut dia, penyakit ambeien juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan. ”Kalau ada faktor keturunan pembuluh darah yang lebih rapuh,” ucapnya.

Lanjut dia, penyakit ini biasanya menyerang orang-orang yang sudah berusia 31 tahun ke atas dan paling beresiko menyerang perempuan. ”Mungkin karena ada faktor hormonal, namun belum ada penjelasan yang lebih pasti,” tuturnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.