Terlibat Politik Praktis, Komisi ASN Diminta Bersikap

74
0
Loading...

TASIK – Kasus yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Tasikmalaya dilakukan kepala Dinas Satpol PP, camat Jatiwaras dan kepala desa sudah di putus Pengadilan Negeri Tasikmalaya serta dinyatakan melanggar atau bersalah dalam kasus netralitas ASN di Pilkada 2020.

Baca juga : Kerap Timbulkan Kerumunan, PKL di Depan Masjid Agung Singaparna Tasik Dibubarkan

Menyikapi hal tersebut, Distrik GMBI Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan kasus netralitas ASN yang sudah inkrah ini kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan harapan bisa menjadi gambaran soal kedisiplinan ASN di Kabupaten Tasikmalaya dalam hajat demokrasi lima tahunan ini.

“Kedatangan kami ke KASN ini hanya untuk memberitahukan saja soal ASN yang sudah inkrah di Pengadilan Negeri Tasikmalaya dengan kasus netralitas ASN di Pilkada 2020,” ujar Ketua Distrik GMBI Kabupaten Tasikmalaya Yulianto kepada Radar, Rabu (17/2/2021).

“Yang sudah inkrah ada camat Jatiwaras, kepala Satpol PP dan kepala desa. Mudah-mudahan dan kami berharap KASN juga memberikan sanksi kepada ASN yang tidak netral dalam pilkada, karena sudah terbukti,” harapnya. (yfi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.