Terlilit Utang, Kades Simpang Ditahan

713
0
DIWAWANCARA. Kasi Pidum Ridwan Gaos (kiri) bersama Kasi Intel Evelin diwawancara terkait kepala desa yang ditahan Rabu (30/1).DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

MANGUNREJA – Kepala Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong DG ditahan selama 20 hari oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (29/1). Hal itu diungkapkan Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Ridwan Gaos Natasukmana SH kepada wartawan, Rabu (30/1).

“Penyerahan tersangka oleh penyidik Polres Tasikmalaya ke Kejaksaan dilakukan Selasa (29/1). Yang bersangkutan ditahan oleh jaksa untuk 20 hari ke depan. Karena diduga melakukan tindak pidana penipuan,” ungkap Ridwan.

Ridwan menjelaskan kasusnya persoalan utang piutang. DG mempunyai utang kepada pengusaha jasa konstruksi sebesar Rp 200 juta. Pembayaran dijanjikan kepada korban dengan catatan membangunkan jalan desa. Padahal, DG belum mempunyai uang untuk membayarnya. “Kejadiannya sejak 2015, DG tak membayarkan utang walaupun jalan desa selesai dibangun hingga dilaporkan dan ditahan,” katanya.

Lanjut dia, saat ini sedang penyusuan berkas dakwaan jaksa penuntut umum. Minggu ini, berkas perkara dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tasikmalaya. “Tersangka dituntut pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan ancaman maksimal empat tahun penjara,” tambahnya.

Tempat yang sama, Kasi Intel Kejaksaan Kabupaten Tasikmalaya Evelin menambahkan kasus DG tak ada kaitan sebagai kepala desa, melainkan persoalan pribadi. “Kemudian tidak ada sangkut paut dengan anggaran desa” ungkapnya.

Terpisah, Inspektur Kabupaten Tasikmalaya Dr H Iwan Saputra MSi mengatakan menghormati proses hukum yang menimpa kepala desa tersebut. “Kalau ada yang berkaitan dengan program pemerintahan akan ditindaklanjuti,” kata Iwan. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.