Terlilit Utang, Pria Ini Nekat Rampok Alfamart Sukarame Tasik Tempatnya Bekerja

1711
0
radartasikmalaya
tersangka pembobolan brankas alfamart digelandang petugas saat hendak ekspos di Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (22/09). screenshot radartasikmalaya.

KABUPATEN TASIK – Diduga karena terlilit utang sebesar Rp50 juta, RJ (30) warga Salawu Kabupaten Tasikmalaya, membobol tempatnya bekerja yaitu Alfamart Sukarame.

Dia tega membobol tempat dirinya mencari nafkah itu setelah sebelumnya dia membuat kunci serep atau duplikat minimarket tersebut.

Akibat perbuatannya, kini RJ meringkuk di ruang tahanan Polres Tasikmalaya.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetyo seno mengatakan, kasus pembobolan minimarket ini terjadi pada Minggu (06/09) lalu.

Pelaku timbul niat membobol brankas di tempat dia bekerja itu sehari sebelumnya, Sabtu (05/09).

“Saat itu saat toko akan tutup, pelaku melakukan bersih-bersih. Lalu, timbul niatan mengambil uang di dalam brankas dengan tidak menguncinya,” katanya kepada wartawan, Selasa (22/09) siang.

Terang dia, kemudian tersangka menutup toko itu dan kunci brankas serta kunci toko diserahkan ke saksi TA agar seolah-olah dia tak dicurigai. Lalu tersangka pun pulang ke rumahnya.

“Lalu Minggu dini hari, pelaku mendatangi toko tersebut sekira pukul 01.30 WIB. Saat hendak masuk, dia mencabut dulu kabel CCTV agar aksinya tak terekam,” terangnya.

“Setelah itu, dengan bebas tersangka masuk toko dan menguras isi brankas. Tersangka mengambil uang tunai sebanyak Rp47 juta, dan rokok berbagai merek sebanyak 300 bungkus,” sambungnya.

Kemudian, tambah Hario, tersangka merusak pintu brankas agar mengelabui petugas sehingga terkesan perampokan.

“Jadi dari olah TKP tak ditemukan ada tanda kekerasan dari luar. Maka kami simpulkan pelaku adalah orang yang punya akses terhadap toko tersebut,” tambahnya.

Jelas Hario, atas perbuatannya tersangka terancam penjara 7 tahun karena melanggar pasal 363 aya 1 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan.

“Kami amankan barang bukti uang tunai Rp 26 juta, sisa dari uang yang belum terpakai oleh tersangka. Lalu obeng, gembok besi, rokok berbagai merek, DVR CCTV dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu pelaku pembobolan mengaku khilap dan gelap mata melakukan aksi kejahatan itu. “Ya karena gelap mata pak, karena harus bayar utang,” singkatnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.