Ternyata Ngerti Juga, Emak-Emak Warga Cipaku Ciamis Ini Tolak RUU HIP

2203
1

CIAMIS – Ternyata ngerti juga tentang bahaya komunisme dan ancaman terhadap keyakinannya. Ya, emak-emak warga Dusun Cikembang Desa Selamanik Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis ini tolak RUU HIP, yang sempat digulirkan para wakil rakyat nya di Jakarta.

Emak-Emak melakukan aksi protes penolakan RUI HIP dengan membikin tulisan di kertas karton lalu di upload di medsos.

Hal itu dibenarkan Tina Agustin, bahwa dirinya bersama emak-emak lainnya sangat prihatin dengan kondisi pemerintah dan dewan saat ini.

Terutama atas menggulirkannya RUU HIP yang terkesan membuka peluang tumbuhnya faham komunis di Indonesia.

“Semoga saja aksi yang kami lakukan itu bisa didegar oleh para elit politik dan pemerintah. Bukan hanya ditangguhkan tapi dihentikan. Jangan bikin yang aneh-aneh menghancurkan negara sendiri, ” tegas Tina dihubungi Radar Minggu (21/6) siang.

Tina mengaku gerah dan muak mendengar RUU HIP. Bahkan, dulu sempat bergulir, peraturan  mengenai ayam masuk pekarangan tetangga dinda sapapai  Rp10 juta.

“Bahkan memaksa kepada istri hubungan badan dihukum juga. Tapi perkosa istri oranglain hukumannya kalau ga salah malah ringan,” ungkapnya.

“Saya tidak habis pikir hukum di Indonsia itu aneh-aneh. Mohon kami emak-emak didengarkan, jangan membingungkan kami dengan yang aneh-aneh seperti RUU HIP,” tegasnya.

Ditambahkan Enjun Juntianah, sebelumnya dirinya tak mengetahui soal RUU HIP. “Tapi setelah lihat di tv dan baca baca, sekarang mah tahu,” katanya.

Dimana RUU HIP ini terkesan mengecilkan agama dan memudahkan tumbuhnya komunis lagi. “Nanti malah banyak PKI di Indonesia ini. Kami ini sudah dipusingkan dengan Corona, pemerintah dan dewan malah bikin RUU HIP yang tambah memusingkan, ” keluhnya.

(iman s rahman)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

  1. Ah bukan meremehkan, ini sih ikut ikutan ngerti dari mananya, orang senayan saja tidak semua ngerti, urus keluarga sendiri juga belepotan, ..
    “Nanti kalau Jokowi jadi presiden tidak ada adzan, wanita tidak boleh pake jilbab” kalau dminta tanggung jawab…… hmmm babaung mewek, orang yang dibela bergambung dengan rivalnya, nggak ada yang nolong. Siapkan saja rantang buat besuk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.