Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.4%

7.3%

70.2%

Ternyata Tembakau Garut Tembus Pasar Mancanegara

122
0
istimewa BANTUAN. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman saat penyerahan bantuan di Desa Rancabango.

TAROGONG KIDUL – Tidak banyak yang tahu kalau tembakau Kabupaten Garut kini diekspor hingga ke kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan negara Asia Tenggara lainnya.

Menurut Ketua Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia Kabupaten Garut Idin Suhanda, tembakau dari Garut memiliki kualitas sangat bagus.

Baca juga : Pelaku Siram Air Keras Kepada Pasutri di Pangatikan Garut Ditangkap, Ini Alasannya..

“Tembakau Garut ini paling banyak kita pasarkan ke Kabupaten Temanggung Jawa Tengah,” kata Idin saat menerima kunjungan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman untuk menyerahkan bantuan dari Baznas Garut di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler Kamis (23/7).

Tidak hanya di Jawa Tengah, tembakau Garut pun dipasarkan hingga ke Asia Tenggara. Hanya saja jenisnya berbeda dengan yang dipasarkan di Indonesia. “Sedangkan yang kita pasarkan ke Asia Tenggara itu, khusus produksi tembakau hitam,” ucapnya.

Menurutnya, produksi tembakau di Kabupaten Garut cukup potensial dengan luas area pertanian tembakau mencapai 10 ribu hektare, yang tersebar di 24 kecamatan. “Produksi tembakau itu rata-rata 10 sampai 12 ton per hectare dalam setahun,” katanya.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman menyebutkan uang yang beredar di petani tembakau Garut yang dikelola oleh hampir 8 ribu kepala keluarga mencapai Rp 200 miliar. “Dengan pengelolaan pasca panen, uang yang beredar bisa mencapai Rp 400 miliar hingga Rp 600 miliar,” ujarnya.

Helmi yang didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Garut Beni Yoga menambahkan Kabupaten Garut di Tahun 2020 ini menerima Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau sebesar Rp 27 miliar dan hampir setengahnya dikelola untuk bidang kesehatan.

Baca juga : 130 Korban PHK di Garut Dapat Perhatian dari Pemkab

“Untuk pertanian sendiri hanya sekitar Rp 3 miliar, yang dipergunakan sebagian besar untuk penanganan pasca panen, termasuk pencarian tembakau yang kadar nikotinnya rendah,” tuturnya.

Adapun varietas tembakau Garut yang disetujui pemerintah Kabupaten Garut, yakni varietas Tegar 1, Tegar 2, Tegar 3, A1 dan A2. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.