Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.4%

7.3%

70.2%

Teror Macan Tutul di Gunung Sawal Ciamis Terhadap Warga Terus Terjadi

119
0
DILEPAS. Macan tutul bernama Si Abah sebelum dilepaskan di Gunung Sawal. Warga sekitar masih merasa terancam ketika hewan tersebut dilepas. IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Laporan teror macan tutul masuk ke perkampungan warga kembali terjadi. Kali ini di Desa Sukaraharja Kecamatan Lumbung. Laporan itu muncul sebelum macan yang diberi nama Si Abah dilepaskan kembali ke Gunung Sawal.

Perangkat Desa Sukaraharja Kecamatan Lumbung Nana mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga adanya macan tutul yang turun ke perkampungan warga.

Baca juga : Pabrik Kue di Cihaurbeuti Ciamis Hangus Terbakar, Api Diduga dari Tungku

Namun, kejadian itu sebelum macan Si Abah kembali dilepaskan atau beberapa minggu ke belakang. Saat ini pun warga masih menemukan adanya jejak kaki macan di sekitar kandang domba.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan ternak warga yang dimangsa macan tersebut. Namun ini cukup meresahkan masyarakat,” ujarnya kepada Radar, Rabu (26/8).

“Dampak dari masuknya macan ke perkampungan mengakibatkan masyarakat enggan keluar rumah pada malam hari karena ketakutan, di mana sering banyak melihat jejak kaki macan,” katanya, menambahkan.

Terpisah, Ustaz Asna Maulana Sidik mengatakan persoalan macan turun ke perkampungan ini jelas selalu menjadi keresahan warga, khususnya para peternak. Karena tak jarang macan tersebut memangsa hewan-hewan ternak milik warga.

“Termasuk saya dan masyarakat berpandangan ketika macan Si Abah dilepaskan bisa menjadi kekhawatiran lagi bagi warga. Karena tidak menutup kemungkinan macan tersebut masuk lagi ke perkampungan dan memangsa ternak,” ujarnya, menjelaskan.

Kalau seperti ini, kata dia, belum ada solusi masyarakat di kaki gunung tenang dari ancaman macan tersebut. Dampak jelas terhadap pertumbuhan ekonomi, di mana warga di sini banyak yang menjadi peternak.

“Baru juga sembuh dari gangguan macan yang memangsa ternak-ternak, kini kami masyarakat mulai ketakutan lagi setelah macan itu dilepas,” ucapnya.

Asna memprediksi jumlah macan di Gunung Sawal saat ini lebih dari 11 atau sudah terlalu banyak. Karena banyak laporan juga dari daerah lain soal adanya macan yang turun gunung. Artinya kondisi di gunung sudah banyak dan berebut mangsa sehingga turun ke permukiman warga. “Kondisi ini jelas akan meneror warga,” katanya.

“Intinya kekhawatiran saya bersama masyarakat ketika macan kembali meneror dan memangsa ternak. Apalagi tidak ada ganti rugi,” ujarnya, menambahkan.

Baca juga : Macan Tutul si Abah Kembali Dilepas ke Gunung Sawal Ciamis, Populasi Tinggal 11 Ekor

Iman, pemilik ternak yang dimangsa macan Si Abah mengatakan sudah habis tujuh ekor domba. Kemudian ketika dilepaskan kembali menjadi takut lagi akan memangsa domba yang baru.

“Saya repot juga kalau ternak saya terus dimangsa. Apalagi tidak pernah ada ganti rugi, jelas menjadi kerugian bagi saya dalam berusaha,” katanya, menjelaskan. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.