Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.1%

88.5%

3.1%

0.3%

5.9%

0%

1%

0%

Teror Sperma di Kota Tasik, Ancam Wanita Pejalan Kaki

23282
0
PELECEHAN. Foto terduga pelaku pelempar sperma yang ditunjukkan oleh Rizal Firmansyah, suami korban, Jumat (15/11). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

KAWALU – Teror sperma mengancam para pejalan kaki wanita. Terduga pelakunya adalah seorang pria berkulit agak hitam, memakai motor Scoopy tanpa plat nomor, berjaket kulit cokelat, dan berhelm kuning-hitam.

Lelaki berusia sekitar 20 tahun ke atas bercelana jeans biru pendek itu pun sedang diburu warga.

Di Jalan Letjen Mashudi Kecamatan Tamansari, dia melemparkan diduga sperma kepada Lia Rosa (43) asal Kecamatan Kawalu.

Untungnya, air mani yang dilemparkan itu tidak mengenai korban. Kejadiannya pada Rabu (13/11) sekitar pukul 14.45 WIB.

Saat itu, pelaku dengan mengendarai Scoopy melintasi korban di Jalan Letjen Mashudi yang sedang menunggu jemputan.

Pelaku kemudian balik lagi mendekatinya. Lalu, dia menyapa korban. Setelahnya mengucapkan hal-hal yang membuat risi korban.

Saat berbicara, pelaku memasukkan tangannya ke dalam celana. Korban mulai curiga. Waswas. Lalu, menjaga jarak dari pelaku sekitar tiga meter.

“Saya langsung kaget dan nelpon suami saya supaya cepat-cepat menjemput,” tutur dia saat ditemui Radar, Jumat (15/11).

Untuk berjaga-jaga, Lia sempat mengambil foto pelaku dengan ponselnya.

Tak berselang lama, pelaku mendekatinya. Lalu, mengibaskan tangan ke arah korban dan pergi meninggalkannya.

“Kirain tangannya itu mau ngambil HP. Ternyata dia nyipratin sperma, untung saja enggak kena ke saya,” tuturnya.

Sebagai perempuan, kejadian tersebut membuatnya merasa sangat dilecehkan. Dia pun langsung mengadukan peristiwa yang dialaminya ke suaminya. “Jelas saya merasa dilecehkan,” katanya.

Suami korban, Rizal Firmansyah (45) menilai apa yang dilakukan pelaku sangat kurang ajar. Dia pun mem-posting foto pelaku dengan menuturkan apa yang dialami istrinya untuk memberi warning kepada masyarakat sekaligus mencari informasi.

“Ternyata banyak korbannya, kejadiannya serupa bahkan ada korban yang diambil HP-nya,” tutur dia.

Setelah ditelusuri, Rizal berhasil mendapatkan identitas korban. Disinyalir, dia seorang pemuda asal Kecamatan Cihideung.

Dia pun mendatangi lingkungan tempat tinggal pelaku seraya menggali informasi tentangnya. Saat itu, pelaku tidak ada di lokasi. “Ternyata pelaku memang sering membuat masalah,” ujarnya.

Rizal pun menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian yang dialami istrinya ke Polres Tasikmalaya Kota. Dia berharap ini jadi atensi kepolisian untuk diproses secara hukum. “Karena ulah dia sudah meresahkan,” tuturnya.

Selain menimpa Lia Rosa, perilaku tak senonoh yang dilakukan pria di jalan umum juga dialami, seorang perempuan berinisial LW (29).

Ciri-ciri pelaku mirip dengan pria yang melempar diduga sperma ke Lia. Kejadiannya di hari yang sama. Hanya waktunya pukul 12.30 WIB, lebih awal dari peristiwa yang dialami Lia dan tempat kejadian perkaranya (TKP) berbeda.

Peristiwa tak mengenakan yang dialami LW terjadi di Jalan Kebon Manggu Kelurahan Yudanegara Kecamatan Cihideung. “Waktu itu saya lagi jalan sendirian sekitar jam 12.30,” ujar wanita karier asal Bungursari ini.

Perempuan beranak satu itu dicegat pelaku di jalan. Lalu, pelaku mengeluarkan kata-kata berbau seksual. LW pun kaget dan berusaha menghindar dengan terus berjalan.

“Tapi dia ngikutin terus dan omongannya semakin tidak se­nonoh,” tutur dia yang mengaku sangat ketakutan saat peristiwa itu.

LW kaget saat pelaku membuka ritsleting celananya sambil tetap di atas sepeda motornya. Korban pun langsung lari sambil mengancam akan melaporkan lelaki itu ke kepolisian. “Pas saya bilang mau lapor polisi, baru dia kabur,” tuturnya.

Ketika melihat posting-an Rizal Firmansyah, LW meyakini bahwa itu pemuda yang sama dengan pelaku yang berbuat tidak senonoh kepadanya. Begitu juga dengan sepeda motor yang digunakan pelaku.

“Wajahnya, motornya, jaketnya persis sama orang yang difoto (posting-an Rizal),” tutur dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro SH MH sudah menerima laporan dari korban Lia Rosa. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan penyelidikan. “Kita tindaklanjuti dengan penyelidikan,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.