Teroris Serang Masjid di Mesir 184 Meninggal Dunia, Tidak Ada Korban WNI

283
0

KAIRO – Sebuah ledakan improvised explosive device (IED) yang dilancarkan kelompok teroris tidak dikenal terjadi di samping Masjid Ar-Raudhah, Markaz Bir El-Abd, Kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir, kemarin (24/11). IED tersebut diledakkan pada saat pelaksanaan salat Jumat. Kelompok teroris itu juga melancarkan tembakan kepada para Jamaah setelah terjadinya ledakan.
Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo menyusul serangan teror di sebuah masjid di Sinai, Mesir. Dilaporkan kantor berita MENA dan dilansir Reuters serta AFP, lebih dari 184 tewas akibat ledakan bom dan serangan bersenjata di sebuah masjid di Sinai, Mesir.
Para pelaku meledakkan bom dan melepaskan tembakan ke arah jemaah yang baru menunaikan ibadah salat Jumat. Insiden tersebut terjadi di masjid Al Rawdah di Bir al-Abed, yang ada di kota El-Arish.
Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan KBRI di Kairo untul memastikan tak ada Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban. Sejauh ini belum ada laporan mengenai hal itu.
Dalam akun Twitter resminya, Kementerian Luar Negeri Indonesia mengecam serangan teror di El-Arish, Sinai Utara, Mesir sekitar 450 km dari Kairo. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo terus memantau perkembangan situasi di El-Arish.
“Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Jumat (24/11).
Bagi para WNI di Mesir, diharapkan untuk selalu waspada, berhati-hati serta menghindari wilayah-wilayah yang rawan menjadi target teror.
Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut dan bantuan konsuler, dapat menghubungi hotline KBRI Kairo +20 102 2229989.
Dubes RI untuk Mesir Helmy Fauzi memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan tersebut. Menurutnya, tidak ada warga Indonesia yang tinggal di kawasan El Arish.
“Berdasarkan pemantuan KBRI Kairo dan pelacakan melalui sumber keamanan Mesir, sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang menjadi korban serangan tersebut,” kata Helmy kepada Jawa Pos (Grup Radar Tasikmalaya).
Helmy mengutuk serangan bom bunuh diri itu. Dia menyampaikan duka yang sangat mendalam atas jatuhnya korban jiwa seraya mendoakan agar korban luka segera pulih.
“Atas nama rakyat Indonesia, Duta Besar RI menyampaikan bahwa pemerintah dan rakyat Indonesia berdiri bersama sama dengan Mesir dalam peristiwa tragis ini dan perang melawan terorisme dan radikalisme,” tutur dia. (ika/and/jpg)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.