Tersandung Kasus Korupsi, Kadispora Garut Diberhentikan Sementara

175
0
ilustrasi

TAROGONG KALER – Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Zat Zat Munajat memastikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut Kuswendi akan diberhentikan sementara dari jabatannya.

Hal itu karena Kuswendi tidak bisa lagi bekerja karena jadi tersangka korupsi pembangunan SOR Ciateul dan ditahan oleh Kejari Garut.

Baca juga : Ditahan Kejaksaan, Kadispora Garut Segera Diganti

“Kalau sudah ditahan seperti ini, jelas kita berhentikan sementara dari jabatannya, karena sudah tidak bisa lagi bekerja,” ujar Zat Zat kepada wartawan, Sabtu (11/7).

Menurut dia, dalam memberhentikan Kadispora ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejari Garut, karena pihaknya membutuhkan dokumen penahanan Kuswendi sebagai dasar pemberhentian sementara.

“Draft (pemberhentian sementara, Red) sudah disiapkan. Cuma tinggal dasarnya itu saja (dokumen dari Kejari Garut, Red). Hari Senin kami akan ke Kejari,” ucapnya.

Selain itu, ada beberapa ketentuan yang harus dilaksanakan terkait kasus yang menimpa Kuswendi.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 disebutkan jika ada PNS yang ditahan bisa diberhentikan sementara. Namun untuk status PNS-nya akan menunggu hasil inkrah di pengadilan.

Jika bersalah, maka yang bersangkutan bisa diberhentikan. Namun jika dinyatakan tak bersalah, maka nama baiknya harus direhabilitasi.

“Kalau inkrah apakah prosesnya bisa bebas atau lanjut. Kalau bebas harus direhabilitasi. Kalau sebaliknya itu permanen (diberhentikan). Sekarang masih nunggu proses peradilan,” katanya.

Untuk sementara, posisi Kadispora Garut akan diisi oleh pelaksana tugas (plt). Dispora harus tetap bekerja seperti biasa sehingga pihaknya menyiapkan pimpinan sementara.

Terkait pendampingan hukum kepada Kuswendi, Zat Zat menyebut akan diberikan oleh Pemkab Garut.

Pihaknya tetap memegang azaz praduga tak bersalah dalam kasus tersebut dan memberikan hak Kuswendi sebagai PNS di Pemkab Garut.

“Itu kan hak setiap orang (pendampingan hukum). Di bagian hukum sudah kerja sama dengan pihak luar. Kami tak intervensi (kasus yang menjerat Kuswendi), hanya bantu saja untuk kuasa hukumnya,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Kejari Garut Sugeng Hariadi didampingi Kasipidsus Kejari Garut Deny Marincka Pratama mengatakan telah menerima pelimpahan berkas dan tersangka kasus korupsi SOR Ciateul dari Polres Garut pada Kamis (9/7).

Kedua tersangka yakni Kuswendi sebagai Kepala Dispora Garut dan Yana Kuswandi sebagai Kabid Kemitraan Sarana dan Prasana Dispora Garut. “Keduanya kami titipkan ke Rutan Garut.

Baca juga : Gelapkan Raskin, Mantan Kades di Garut Masuk Bui

Akan ditahan selama 20 hari,” ucap Sugeng di Kantor Kejari Garut.

Menurut Sugeng, kedua tersangka diduga melakukan korupsi dan membuat kerugian negara lebih dari Rp 1 miliar. Sedangkan total anggaran pembangunan SOR Ciateul sebesar Rp 6,7 miliar. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.