Tertolong Dybala, Juventus 1 vs 0 Atletico

78
0
Paulo Dybala

TURIN – Juventus menutup matchday kelima Grup D Liga Champions dengan manis. Cristiano Ronaldo dkk berhasil mengamankan tiga poin di kandang sendiri, dini hari kemarin (17/11), saat menjamu tamunya, Atletico Madrid di Allianz Stadium.

Bianconerri mampu menang tipis 1-0 melalui gol semata wayang Paulo Dybala di menit 45. Ini termasuk sebuah keberuntungan bagi Juventus. Sebab, permainan mereka di babak pertama ter­halang solidnya per­tahanan rival sekota Real Madrid tersebut.

Di tengah kebuntuan, Dybala muncul sebagai pembeda. Ia menembakkan bola mati dari pinggir kotak penalti. Posisi tendangan Dybala memang sulit, arahnya hampir sejajar dengan tiang gawang. Namun siapa sangka bola tersebut tak bisa ditepis. Arah bola yang menukik tajam ke kanan dengan bebas melewati tiang gawang. Gol itu membuat Kiper Atletico Jan Oblak ternganga.

Usai mencetak gol, Dybala tidak memperlihatkan selebrasi “bertopeng” atau “Dybala Mask” yang biasa ia lakukan pada laga-laga sebelumnya. Bomber berkebangsaan Argentina itu justru hanya menaruh dua jarinya di dagu. Simbol ditujukan untuk pasangannya, Oriana Sabatini yang ikut menonton di tribun Allianz Stadium.

“Ini selebrasi pertama saya (menunjuk dagu) untuk dia, karena kami melihat itu dalam sebuah film dan itu merupakan pertanda cinta,” ujar Dybala kepada Sky Sports Italia. Ia juga sempat memberi hormat militer kepada Ber Turki Merih Demiral dalam laga-laga sebelumnya.

Selain fenomenal, gol ini tercipta tepat di depan wajah maestro tendangan bebas Cristiano Ronaldo. Meski CR7 punya segudang free kick fantastis, tendangan Dybala pada laga kemarin jauh lebih berkesan bagi tifosi La Vecchia Signora.

Sejak itu, tak ada gol tercipta. Kendati demikian, anak asuh Maurizio Sarri terus menciptakan kemelut di lini pertahanan Atletico. Ya, mereka tampil dominan dengan penguasaan bola di angka 68 persen. Area kotak penalti skuat Diego Simione menjadi sasaran tembak.

Ada empat peluang dengan dua diantaranya sukses tepat sasaran. Gol tunggal pada akhirnya bertahan hingga akhir laga yang membuat Juventus menang dengan skor 1-0. Dengan satu pertandingan yang tersisa dan jarak poin yang cukup jauh, bisa dipastikan Juventus lolos ke babak 16 besar dengan status pemuncak Grup D.

Usai laga, Dybala mengatakan, gol tersebut menjadi bukti bahwa Juventus belum kehilangan tajinya. Di Liga Champions sendiri, Dybala sudah menorehkan tiga gol sekaligus menjadi top skor buat Juventus.

“Tim memainkan permainan yang sangat bagus, terutama babak pertama, dan kami senang dengan kemenangan ini. Saya merasa dalam kondisi yang baik, saya mencoba memberikan yang terbaik dan kadang-kadang saya harus mengambil risiko,” ujarnya.

Allenatore Juventus Maurizo Sarri mengakui, perasaannya bercampur aduk antara marah dan takjub melihat aksi Dybala. Meski gol tercipta, sumpah serapah tetap keluar dari mulut eks pelatih Chelsea itu.

“Dybala mencetak gol, itu sesuatu yang luar biasa. Tapi saya dan tak seorang pun menyarankan dirinya untuk melakukan itu. Apalagi dari situasi yang membuat kita masih punya 45 menit bermain ke depan,” katanya.

“Saya awalnya berpikir, apakah mungkin dan itu tercipta. Ah sialan mengapa dia menendang dari situ? Dan karenanya apa yang dilakukannya sangat luar biasa,” tambahnya kepada awak media.

“Pujian memang ditujukan kepadanya, atas kinerja serta juga keterampilan teknik yang luar biasa,” kata Sarri tanpa memberikan banyak komentar dari laga kemarin.

Sementara itu, entrenador Atletico Diego Simeone mengaku puas dengan penampilan skuadnya. Apalagi di babak kedua, timnya bisa mengatasi serangan demi serangan tuan rumah. Bahkan, beberapa peluang emas bisa diciptakan oleh pemain Atletico. Sayangnya, kesempatan itu tak bisa dikonversi menjadi gol.

“Laga ini memang hebat. Betapa kuatnya mereka di lapangan menghadapi Juventus. Kami memainkan permainan yang bagus, namun kami terlalu banyak membuang peluang,” ujar Simeone, sebagaimana dikutip dari laman UEFA, kemarin.

Akibat kekalahan tersebut, Atletico pun masih bertengger di posisi kedua pada klasemen sementara Grup D dengan tujuh poin. Mereka belum bisa memastikan tiket ke 16 besar Liga Champions 2019-2020 karena hanya terpaut satu poin dengan Bayer Leverkusen yang kini mengisi posisi ketiga. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.